Cewek Jerman Ditemukan Bareng ISIS di Mosul

- Periklanan -

Linda Wenzel saat diamankan tentara Irag di Mosul. (Foto: Daily Mail)

SEORANG perempuan ditangkap bersama 20 anggota ISIS di Mosul, Iraq, awal pekan ini. Remaja yang masih berusia 16 tahun itu bukan orang Iraq atau Syria. Dia Linda Wenzel dari Pulsniz, Dresden, Jerman.

Wenzel adalah anak sekolah yang kabur dari rumahnya dan bergabung bersama ISIS sejak setahun yang lalu. Dia terbang dari Frankfurt ke Turki sebelum akhirnya masuk Syria. Ditemukan di salah satu sistem bawah tanah di Mosul yang sudah dikuasai militer Iraq pekan lalu, Wenzel diringkus bersama anggota ISIS lain yang semuanya adalah perempuan. Beberapa dari mereka bahkan siap dengan rompi bunuh diri dan senjata api.

Dilansir Daily Mail, Selasa (18/7), Wenzel berhasil menyeludup dari Frankfurt ke Turki dengan berpura-pura menjadi ibunya, Catherine. Polisi meyakini Wenzel sudah jatuh cinta dengan lelaki muslim yang dijumpainya via online. Lelaki itu kemudian membujuknya untuk pergi ke Syria dan bergabung bersamanya.

- Periklanan -

Selain Wenzel yang berasal dari Jerman, gerombolan pasukan perempuan ISIS itu juga ada yang berasal dari Rusia, Turki, Kanada, dan Chechnya. Otoritas di Jerman yang memasukkannya dalam daftar tersangka potensial teroris setelah dia menghilang, memastikan kalau Wenzel adalah Wenzel.

Harian Die Welt mengutip sumber di kementrian keamanan mengatakan kalau Wenzel diradikalisasi di Jerman.

Dia kemudian mengubah namanya menjadi Mariam dan sebelum ke Iraq kerap berfoto dengan menggunakan hijab. Disebutkan kalau Wenzel merasa tidak bahagia dan beralih ke Islam. Dia kemudian mengenal ISIS dari Timur Tengah lewat chat rooms di Internet. ”Dia kemudian belajar bahasa Arab, membaca Alquran, dan menggunakan pakaian yang tertutup sebelum kemudian menghilang,” ujar seorang rekannya kepada polisi.

Tahun lalu Catherine, ibu Wenzel, mengatakan dia menemukan print-out tiket ke Istanbul di bawah kasur Wenzel. ”Saya shock. Anak perempuan saya tidak pernah mencuri atau berbohong sebelumnya. Saya hancur dengan kenyataan dia sudah dicuci otaknya dan diminta meninggalkan negerinya. Dan, semua itu dilakukan tanpa sepengetahuan saya,” katanya. Wenzel berhasil mendapatkan uang untuk membeli tiket dengan berpura-pura menjadi Catherine dan mengambil uang di bank.(jpnn)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.