Cegah Penimbunan, Polisi Terus Pantau Penjualan Masker dan Handsanitizer

- Periklanan -

PALU – Sub Direktorat Industri dan Perdagangan (Indag) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulteng terus mengawasi peredaran masker dan handsanitizer di Kota Palu dan sekitarnya. Pengecekan juga terus dilakukan di tingkat distributor dan sejumlah apotek di daerah ini.

Kelangkaan yang terjadi, memang diketahui karena kurangnya pasokan dari tingkat produsen yang berada di luar Sulawesi. Khusus aksi penimbunan hingga kini belum ditemukan. Ketersediaan masker saat ini, hanya mencukupi untuk rumah sakit, sedangkan untuk masyarakat umum penjualannya dibatasi.

- Periklanan -

Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarkat (Kasubbid Penmas) Polda Sulteng, AKBP Sugeng Lestari menyampaikan, belum lama ini tim Polda Sulteng dipimpin langsung Direrktur Reskrimsus Polda Sulteng, Kombes Polisi Eko Sulistiyo Basuki telah turun, untuk melakukan pengecekan kepada distributor dan beberapa apotek di Kota Palu. “Akan tetapi belum ditemukan adanya penimbunan, pengecekan untuk mengetahui ketersediaan dan harga barang seperti masker dan hand sanitizer,” jelasnya, Kamis (19/3/2020).

Untuk ketersediaan masker di rumah sakit mencukupi sedangkan untuk masyarakat umum diharapkan pembelian dibatasi dan menyesuaikan harga pasaran. “Kalau ada oknum yang melakukan penimbunan tentunya akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku, ” ujar Sugeng.

Sementara itu Kadis Kesehatan Provinsi Sulteng, dr Reny Lamadjido, menjelaskan bahwa pihaknya telah bekerjasama dengan aparat kepolisian dalam penanganan Covid-19 atau virus korona. Sehingga adanya kebutuhan masker dan hand sanitizer yang meningkat di masyarakat akan cepat diantisipasi, bila ada oknum yang sengaja melakukan penimbunan. Dan jika ada warga yang melihat aksi tersebut, diminta segera dilaporkan. “Menimbun ataupun melakukan pengiriman ke luar provinsi lewat kargo silahkan laporkan, dan menurut keterangan polisi sudah ada dua atau tiga orang yang ditemukan, namun itu sudah menjadi kewenangan kepolisian,” tambahnya. (who)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.