Cara Kreatif SKB Kasintuvu Biasakan Masyarakat Membaca

Datang Membaca, Dapat Ilmu Plus Diberi Makanan

- Periklanan -

SEPERTI Minggu biasanya, lapangan Vatulemo yang terletak di Jalan Balai Kota, selalu “diserbu” masyarakat setiap akhir pekan. Beragam kegiatan dilakukan setiap akhir pekan di lapangan yang berada tepat di depan Kantor Wali Kota Palu ini. Olahraga, jual-beli, wahana permainan serta berbagai aktivitas lainnya. Momen ini, dimanfaatkan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kasintuvu Kota Palu untuk menggalakkan gerakan literasi di tengah masyarakat.

LAPORAN : SAFRUDIN

Sebagai pionir pembelajaran non formal, SKB Kasintuvu Kota Palu selalu ambil bagian untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Kota Palu. Peningkatan minat baca masyarakat merupakan salah satu yang menjadi perhatian serius lembaga yang dipimpin Sarjana SPd MPd ini. Salah satu program utama yang dilaksanakan lembaga dengan nama lengkap Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF) SKB Kasintuvu Kota Palu untuk meningkatkan minat baca masyarakat ialah dengan melaksanakan Taman Baca Masyarakat (TBM) di tempat-tempat keramaian.

“Kami mengajak masyarakat untuk membiasakan diri membaca buku minimal 15 menit sehari,” kata Kepala SPNF SKB Kasintuvu Kota Palu, Sarjana kepada Radar Sulteng.

Beragam judul buku disediakan. Mulai yang khusus untuk anak-anak, remaja, hingga orang dewasa, dengan berbagai genre berbeda. Hal ini dimaksudkan agar siapa saja yang mampir, kebutuhan bacaannnya tersedia. Di lokasi kurang lebih panjang 6 meter itu, digelar karpet sebagai tempat duduk untuk membaca secara santai. Ada tiga meja kecil panjang yang di atasnya, dijejeri puluhan buku berbagai judul. Khusus untuk anak usia dini, yang belum dianjurkan untuk membaca, juga disediakan tempat untuk menggambar dengan buku gambar dan krayon yang komplit. Selain disediakan tempat yang enjoy untuk membaca dan menggambar, masyarakat yang mampir pun dihidangkan roti, kue tradisional dan minuman untuk menemani selama membaca.

- Periklanan -

“Menteri Pendidikan yang baru juga sampaikan bahwa tempat belajar tidak hanya di kelas. Intinya tujuan kami, agar masyarakat membiasakan diri membaca,” ucapnya.

Ada dua banner dengan pesan ajakan membaca yang terpampang di depan stand TBM SKB Kasintuvu ini. Hal ini cukup menarik perhatian masyarakat yang melintas untuk mampir karena penasaran dengan apa aktivitas yang dilakukan di stand yang bertulis TBM SKB Kasintuvu Kota Palu.

Melihat antusias masyarakat yang memanfaatkan TBM untuk membaca lanjut Sarjana, pelaksanaan TBM setiap pekan akan dipertimbangkannya. Makanya dijelaskan Sarjana, upaya peningkatan minat baca masyarakat merupakan tanggung jawab semua pihak. SKB Kasintuvu lanjutnya sudah ambil bagian di dalamnya, dan untuk mewujudkan itu perlu dukungan semua pihak.

“Kita lihat sikonnya. Minimal 1 bulan, sekali. Karena kami juga melaksanakan pendidikan non formal. Apalagi saat ini, lembaga kami baru saja terakreditasi B, bahkan hampir mendapat A. Kami akan upayakan pelayanan yang maksimal untuk masyarakat,” tutupnya.

Di antara masyarakat yang mampir adalah Kartini, bersama anak perempuannya dia duduk sambil mengambil beberapa buku untuk dia dan anaknya. Kartini mengaku mengapresiasi upaya dari SKB Kasintuvu Kota Palu dalam peningkatkan minat baca masyarakat. Dia menyebut kegiatan-kegiatan seperti ini mestinya banyak dilakukan karena masyarakat masih sangat perlu edukasi.

“Tidak sangka juga ada tempat bacaan di sini. Makanya pas lihat banyak orang singgah membaca, saya juga ikut. Bagus sekali kalau di sini selalu disediakan tempat membaca. Habis jalan-jalan keliling, bisa singgah membaca,” ucap Kartini sambil menjelaskan baru saja selesai berolahraga bersama anaknya. (*)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.