Cape Deh, Material Proyek Drainase Berserakan di Jalan

- Periklanan -

Sisa-sisa material di pinggir jalan yang tidak langsung dibuang, melainkan dibiarkan berserakan di jalan. Hal ini seperti yang terlihat di Jalan Ki Maja. (Foto: Mohammad Rizal)

PALU – Ruas jalan protokol di beberapa titik Kota Palu nampak kotor dari material tanah maupun pasir yang berserakan. Material yang berasal dari galian pembuatan drainase baru itu, terkesan dibiarkan oleh para pelaksana proyek.

Jalan-jalan protokol ini pun, tidak hanya terlihat kotor namun juga dapat membahayakan penendara sepeda motor dan mengganggu arus lalu lintas. Salah satunya, seperti yang terlihat di Jalan Setia Budi, maupun di Jalan Ki Maja.

Kepada wartawan, Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Kota Palu, melalui Kepala Seksi Pengawas Bangunan Pelengkap Jembatan, Muhammad Nur Larisa mengakui, pihaknya sudah sering mengimbau pelaksana proyek, untuk memperhatikan kebersihan, kerapian dan ketertiba selama proyek dilakukan. “Selalu kami sampaikan kepada Pengawas, mandor bahkan juga langsung di sampaikan kepada pihak kontraktornya,” ungkapnya Selasa (12/12) kemarin.

- Periklanan -

Penyampaian itu dimaksud, agar pengguna jalan yang tengah melintas, tidak merasa terganggu dengan adanya tumpukan sisa-sisa material di pinggir jalan atau kotoran dari hasil pengerjaan sehari yang lalu. “Biasanya sisa-sisa debu kalau tidak dibersihkan, terbawa angin dan mengganggu pengguna jalan,” ujarnya.

Kemudian, kata Nur, harapan itu merupakan bentuk rasa peduli untuk tetap menata keindahan Kota Palu, dari segi Kebersihan, Rapi dan Tertib. Untuk menata itu, maka dibuatlah drainase dengan istilah pra cetak atau u ditch cover (Saluran U). “Kalau dulu saluran drainase nya masih manual,” sebutnya.

Terkait dengan kebersihan jalan, terkadang juga sering terlihat masih banyak tumpukan sisa-sisa kotoran yang belum terangkut di pinggir jalan. Tumpukan tersebut karena para pekerja tidak mengangkut sisa-sisa material tadi. “Biasanya para pekerja itu kerjanya sampai malam hari bahkan juga bisa sampai lembur. Sebenarnya sisa material sudah disatukan selesai kerja tapi lupa dibuang, karena sudah kecapean, namun pada prinsipnya akan dibersihkan karena sudah menjadi tanggung jawab,” bebernya.

Dan kepada warga kota Palu yang melintasi di sepanjang jalan yang tengah ada pengerjaan saluran drainase, dia meminta untuk bersabar dahulu hingga tahap pengerjaan saluran drainase ini berakhir sesuai dengan kontrak kerjanya. “Rencananya pengerjaan saluran drainase di sembilan titik jalan protokol ini akan berakhir pada tanggal 28 Desember nanti,” pungkasnya. (cr7)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.