Calon Polisi, Terbukti “Titipan” Langsung Didiskualifikasi

- Periklanan -

Suasana pendaftaran seleksi penerimaan Polri beberapa tahun yang lalu di Polda Sulteng. Tahun ini, seleksi penerimaan Polri akan kembali dilakukan lebih bersih dan jauh dari praktik KKN. (Foto: Agung Sumandjaya)

PALU – Komitmen mencari polisi profesional, modern dan terpercaya dalam penerimaan calon anggota Polri tahun ini, akan dipegang teguh panitia penerimaan. Hal ini nantinya akan dibuktikan saat pelaksanaan seleksi mulai pertengahan April mendatang.

Pihak panitia tidak akan segan-segan mencoret peserta seleksi, yang terbukti merupakan “titipan” dari pejabat ataupun oknum anggota Polri. Penegasan ini disampaikan Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Sulteng, Kombes Pol Kif Aminanto melalui Kepala Bagian Pengendalian Personel (Kabag Dalpers) Biro SDM, Kompol Oki Ahadian.

- Periklanan -

“Tidak ada titip-titipan dalam seleksi penerimaan polri,” tegas Oki, yang juga Sekretaris Panitia Penerimaan Polri Polda Sulteng.

Tahun ini kata dia, bisa dipastikan rekrutmen Polri akan berjalan benar-benar bersih. Bersih dari percaloan, bersih dari Pungli dan bersih dari backingan panitia maupu orang dalam Polda Sulteng. Juga tidak ada istilah titipan pejabat. “Bapak Karo SDM juga sudah sampaikan, bagi mereka yang terbukti menggunakan praktik sponsorship atau titipan, langsung akan didiskualifikasi,” jelasnya.

Menurutnya, saat ini proses rekrutmen Tamtama, Bintara Polri, dan Taruna Akpol masuk tahap pendaftaran sampai tanggal 14 April 2017 mendatang. Dia pun mengimbau, jika ada orang yang nekat mengaku bisa membantu meluluskan para peserta penerimaan, agar segera melapor. “Saya jamin pasti orang itu penipu,” pungkas Oki. (agg)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.