Cakupan BPJS Kesehatan di Sulteng Semakin Luas

- Periklanan -

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palu, Hartati Rachim (kiri) saat menggelar konferensi pers capaian kinerja BPJS Kesehatn Cabang Palu, Selasa (22/8). (Foto: Umi Ramlah)

PALU – Tujuh dari 13 Kabupaten yang ada di Sulteng telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Palu. Hal tersebut dilakukan demi menyukseskan Program JKN-KIS dalam bentuk pembiayaan serta perluasan akses pelayanan melalui penyediaan fasilitas kesehatan, Selasa (22/8).

Saat mengadakan konferensi pers dengan tema Public Expose Capaian Kinerja BPJS Kesehatan Cabang Palu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palu Hartati Rachim berharap peran pemerintah daerah makin dioptimalkan, baik dari sisi kualitas dan mutu pelayanan kesehatan, sehingga derajat kesehatan masyarakat semakin meningkat.

“Mari kita bersama-sama memperkuat regulasi terkait kepatuhan pengusaha dan masyarakat dalam kepesertaan JKN-KIS, serta cakupan kepesertaan yang makin luas sehingga dapat terwujudnya Universal Health Coverage atau cakupan semesta di tahun 2019,” ucapnya.

- Periklanan -

Sedangkan Capaian Kinerja Program JKN-KIS untuk BPJS Kesehatan Cabang Palu sendiri yang mencakup Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi, Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Poso, Kabupaten Tolitoli dan kantor kabupaten Buol, terus mengalami peningkatan.

Sampai dengan 1 Juli 2017, jumlah peserta BPJS Kesehatan Cabang Palu, mencapai 1.418.731 jiwa. Termasuk di dalamnya peserta yang didaftarkan dan diintergrasikan dengan program JKN-KIS pemerintah Kota Palu sebanyak 24.278 jiwa, pemerintah kabupaten Parigi Moutong sebanyak 15.010 jiwa, pemerintah Donggala 13.186 jiwa, pemerintah Poso 4.880 jiwa, pemerintah Tolitoli 12.520 jiwa, pemerintah Sigi 5.989 jiwa, dan pemerintah Buol 8.679 jiwa.

Pertumbuhan jumlah peserta ini juga diiringi dengan pertumbuhan jumlah fasilitas kesehatan yang bekerja sama. Saat ini, kantor Cabang Palu bermitra dengan 185 fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) yang terdiri atas 116 Puskesmas, 28 dokter praktik perorangan, 11 dokter praktik gigi perorangan, dan 14 klinik pratama.

Selain itu, BPJS Kesehatan Cabang Palu juga telah bekerja sama dengan 42 fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan (FKTL) yang terdiri atas 20 rumah sakit, 15 apotek, serta 7 optik. “Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan serta mempercepat cakupan kepesertaan berbagai inovasi dan terobosan dilakukan untuk dapat memenuhi target tersebut,” ungkapnya.

Masyarakat yang sebelumnya dapat melakukan pendaftaran di Kantor Cabang, Kantor Layanan Operasional Kabupaten atau Kota, Website, dan Bank mitra yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, kini pendaftaran dapat juga dilakukan melalui BPJS Kesehatan Care Center 1500-400. Tak cukup sampai disitu, kini BPJS Kesehatan juga mengembangkan pendaftaran melalui Sistem Dropbox di Kantor Cabang BPJS Kesehatan, Kantor Kelurahan, dan Kantor Kecamatan, Pendaftaran melalui PPOB/mitra kerja BPJS Kesehatan, melalui Kader JKN serta pendaftaran melalui aplikasi Mobile JKN. “Pendaftaran melalui mitra kerja juga tengah dikembangkan dengan membuka Point of Service di pusat perbelanjaan seperti mall dan tempat perbelanjaan lainnya,” jelasnya.(umr)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.