Bus Muat Santri Putri Terbalik

16 Santri Ponpes Gontor Poso Masuk Rumah Sakit

- Periklanan -

POSO- Sebuah mobil mini bus milik pondok pesantren (Ponpes) Modern Gontor Tokorondo Poso terbalik di jalan trans Sulawesi, Dusun Pasau desa Tiwa’a Kecamatan Poso Pesisir, Kamis (30/1) pagi.

Mobil bernomor polisi AE 7529 S berwarna silver yang dikemudikan Farhan Muhammad (25) ini terbalik saat hendak mengantar puluhan santri puteri pondok ke pantai wisata desa Tiwa’a untuk kegiatan out bound dalam rangkaian kegiatan pramuka. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini.

Namun semua penumpang, termasuk sopir, mengalami luka ringan hingga sedang karena akibat benturan.

Data yang diterima dari RSU Poso ada sebanyak 20 santri yang semuanya  perempuan. Korban kecelakaan yang dirawat yakni Refa, Fidri, Nadila, Ridha, Amalia, Nur Anisa, Suris, Sawa, Alisa, Adinda, Naura, Karlina, Nurliana, Nurul Fatimah, Arfa Azizah, Fadila, Alifua, Kuratun, dan Bilqis. Para santri putri ini sebahagian berasal dari daerah Luwuk, Makassar, Ampana, Morowali hingga Medan.

- Periklanan -

TKP lakalantas berjarak sekitar 2 KM dari arah timur Pondok, atau sekitar 22 KM dari arah timur Kota Poso.

Kapolres Poso, AKBP Darno, membenarkan terjadinya kecelakaan lalu lintas tersebut. Mobil yang mengalami kecelakaan merupakan mobil mini bus milik Ponpes Modern Gontor.

Saat kecelakaan, mobil mengangkut 20 orang santri puteri yang hendak menuju pantai wisata desa Tiwa’a untuk kegiatan out bound dalam rangka pramuka. “Didalam mobil itu ada 21 orang yang terdiri dari 20 orang anak santri dan 1 orang sopir,” jelas Kapolres. Akibat laka tunggal ini seluruh penumpang mengalami luka ringan berupa memar akibat benturan. Dari 20 santri plus 1 sopir yang mengalami luka, 16 orang dirawat di RSUD Poso dan 5 orang lain djrawat di Puskesmas Tokorondo. “Dugaan sementara laka karena mobil oleng lalu terbalik,” ujar Kapolres yang di dampingi Kasat Lantas AKP Cahya Fajar Timur Amboina.

Menurut kronologi yang diterima polisi, kata Kapolres, bahwa laka tunggal bus minibus pengangkut santri Gontor terjadi pada sekitar pukul 08.10 wita.

Diduga, laka disebabkan karena mobil milik ponpes Gontor ini berusaha mendahului sebuah mobil di depannya di jalan yang menikung. Meski berhasil melambung mobil di depannya, tapi mobil santri yang melaju dengan kecepatan cukup tinggi ditikungan akhirnya hilang kendali dan kemudian terguling sebanyak dua kali keluar badan jalan sebelah kiri. Saat itu, rem mobil juga diduga blong sehingga tidak bisa dikendalikan. (bud)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.