Bupati Sigi dan Kepala BPTP Sulteng Panen Perdana Padi Unggul

- Periklanan -

SIGI-Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), bersama Yayasan Caritas Swiss selaku lembaga pendonor, dan pelaksana program pemberdayaan petani Yayasan Pusaka Indonesia (YPI), baru saja melakukan panen padi dari varietas unggulan yang sedang dikembangkan di lahan demplot padi kelompok Sintuvu Singgani Kabupaten Sigi, dalam rangka program pemulihan mata pencaharian masyarakat terdampak bencana di Desa Baluase Kecamatan Dolo Selatan Kabupaten Sigi, Rabu (7/4).

Pada kesempatan memberikan sambutannya di panen perdana kemarin, Plt. Kepala BPTP Sulteng Dr. Ir. Nurdiah Husnan, M.Si, menjelaskan, BPTP Sulteng telah menyebarluaskan teknologi inovasi pertanian. Sudah berhasil mengeluarkan dan menerbitkan 600 inovasinya.

“ Kita sudah berhasil menerbitkan 600 hasil penelitian dan inovasi di teknologi pertanian. Karena itu kami gembira bila banyak petani kita memanfaatkan teknologi inovasi pertanian kami ini, “ kata Nurdiah Husnan.

Dijelaskannya, teknologi padi bisa diterapkan secara konsisten. Bapak ibu petani sudah menerapkan dengan hasil yang luar biasa yaitu 100 persen. Dengan 10 kali dilakukan di sekolah lapang, jadi ada 10 jenis teknologi yang telah diterapkan.

” Kami harapkan kepada bapak ibu petani untuk menerapkan teknologi yang sudah kami hasilkan ini. Kami juga memberikan apresiasi kepada Caritas Swiss, YPI, dan Pemerintah Kabupaten Sigi yang telah mendukung program ini, ” papar Plt Kepala BPTP Sulteng, Dr. Nurdiah Husnan.

Bupati Sigi Mohamad Irwan, dalam arahannya kemarin, mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi telah melakukan kesepakatan dan kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan BPTP Sulteng, dan hasilnya telah menyukseskan berbagai program pertanian.

“ Kami sudah berkomitmen kantor BPTP Sulteng jangan pindah dari Sigi. Karena BPTP Sulteng telah berbuat yang terbaik untuk seluruh masyarakat di Kabupaten Sigi, “ sebut Bupati Mohamad Irwan.

- Periklanan -

Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Yayasan Caritas dan YPI. “ Saya mengapresiasi kerja-kerja kawan-kawan NGO Caritas Swiss dan YPI, kerja-kerja ini berkolaborasi visi dan misinya dengan Pemkab Sigi saat ini yaitu berdaya saing berbasis agribisnis, “ ungkapnya.

Ditambahkannya, terkait dengan kesuksesan di bidang pertanian saat ini, ditambah lagi dengan adanya peluang berpindahnya ibukota Negara ke Pulau Kalimantan akan menambah peluang besar bagi Pemkab dan masyarakat Sigi kedepannya.

“ Menyikapi kepindahan ibu kota Negara RI ke Kalimantan, Pemerintah Kabupaten Sigi, telah melakukan kerjasama dengan Universitas Tadulako (Untad) untuk membuat roadmap bagaimana kita meningkatkan dan mendorong peningkatan hasil pertanian. Misalnya membuat tata ruangnya dimana titik peternakan, pertanian, adanya ruang-ruang pengembangan dan produksinya, harus sudah kita tentukan titik-titiknya atau arealnya, “ beber Bupati lagi.

Sementara itu, perwakilian Yayasan Caritas, Ajis Adiluhung, menyatakan kebanggaannya kepada YPI yang telah bekerja maksimal kepada para kelompok tani binaan, karena akan bermanfaat kepada masyarakat dan juga menopang pemerintahan daerah.

Sedangkan perwakilan dari YPI, Oka Saputra, yang juga Direktur YPI, mengatakan panen perdana petani Demplot terwujud, berkat dukungan dari BPTP Sulteng, Kadis Perikanan, Kadis Pertanian Hortikultura, Kadis PMD, Camat, dan Kades Jono, Kades Baluase, sebagai desa-desa dampingan YPI, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa, serta seluruh masyarakat petani di Kabupaten Sigi terutama desa-desa binaan.

“ Kami dari Medan Sumatera Utara ke Sulteng, merupakan satu kegiatan dengan menghimpun 28 kelompok untuk 4 komoditas, yaitu padi, kakao kambing, dan jagung, “ tutur Oka.

“ Tidak saja Demplot, dan sekolah lapang tetapi juga dukungan peralatan pasca panen. Juga untuk UMKM di produksi minyak kelapa. Rumah kompos juga akan dikembangkan. Hasil ubinan YPI 5,58 ton beras. 2,900 per kg. Ada peningkatan 100 persen, “ pungkasnya, menyampaikan sambutan YPI kemarin.(mch)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.