Bupati Morowali Dikatai “Namango” di Medsos

- Periklanan -

MOROWALI– Di akun salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) , menuliskan kata-kata kurang pantas akun Facebook bernama Taufan Sembiring.

Salah satu akun Facebook bernama Taufan Sembiring menulis kata-kata ujaran kebencian kepada Bupati Morowali Anwar Hafid di Facebook. (Foto: Capture fro facebook.com)

Dalam akun yang menampilkan foto wajah ASN bernama Taufan Sembiring menuliskan kata-kata ujaran kebencian.

Akibat komentar miring yang tertulis di akun Taufan Sembiring yang diketahui merupakan akun milik ASN  di Dinas Kesbangpol Pemprov Sulteng tersebut, membuat beberapa warga net geram dan kembali membalas komentar dengan kata hujatan.

Saat dikonfirmasi postingan ujaran kebencian via mesenger terhadap Bupati Morowali Anwar Hafid tersebut, tidak mendapat respons.

- Periklanan -

Postingan akun Taufan Sembiring yang ramai jadi perbincangan medsos FB, khususnya bagi pengguna FB di Kabupaten Morowali, salah satunya menuliskan ‘Anwar Hafid Tai Kucing’. Selain itu, akun tersebut juga menulis ‘Anwar Hafid Mango Kau’ di kolom komentar FB.

Sementara dikonfirmasi terkait ujaran kebencian, Bupati Morowali Anwar Hafid menyayangkan jika benar yang memposting kata-kata tak beretika dilakukan oknum ASN bernama Taufan Sembiring.  Menurut Anwar Hafid seorang ASN harusnya memberikan contoh dalam bertutur kata yang baik bagi masyarakat, bukan malah memberikan contoh yang kurang baik dan tidak beretika.

“Kita doakan saja, semoga orang seperti itu diberikan kesadaran oleh Allah SWT untuk bisa lebih menghargai sesama manusia,”ungkapnya, Senin  (23/4).

Anwar Hafid menambahkan, seorang ASN apalagi bertugas di Pemprov Sulteng seharusnya tidak bertutur kata seperti yang dilontarkan di akun Taufan Sembiring di medsos. Sebab, ASN mempunyai kode etik dalam bertutur kata dan jika dilanggar bisa diproses secara hukum.

“Kalau benci, bencilah yang sederhana. Karena, bisa jadi seseorang yang hari ini kita benci, besok berubah menjadi orang yang paling kita sayangi, begitu pula sebaliknya. Jadi, sesama manusia haruslah saling menghargai, kalau mau dihargai. Saya tidak bakal laporkan ke aparat Kepolisian terkait tulisan di akun Taufan Sembiring itu. Saya serahkan saja kepada Allah SWT,” jelasnya. (fcb)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.