Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Bunda Inginkan Semua Anak PAUD di Kota Palu Terlayani

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU-Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Dr. Muhammad Hasbi menerima Bunda PAUD Kota Palu, Hj. Diah Puspita dan rombongannya di Kemendikbud, Gedung E Lantai 7, Jl. Jend. Sudirman, Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (21/4/).

Bunda PAUD Kota Palu didampingi akademisi Ikatan Doktor PAUD Indonesia Dr. Padlia Parakasi, M.Pd, saat bertemu dengan Direktur PAUD Kemendikbud.
Dikatakan Direktur, pertemuan yang baru saja dilakukan itu merupakan pertemuan yang special. Sebab bertepatan dengan peringatan Hari Kartini yang jatuh pada hari yang sama.

Sedangkan bagi Bunda PAUD Kota Palu, Hj. Diah Puspita, pertemuan itu yang pertama setelah suaminya yang kini menjadi Walikota Palu H. Hadiyanto Rasyid, SE, dilantik dan bertugas sebagai Walikota Palu 26 Februari 2021 yang lalu.

Pada kesempatan itu, Bunda PAUD mengutarakan ingin belajar tentang anak, pendidikan dan seluk beluk pendidikan anak usia dini supaya pendikan anak khususnya di Kota Palu semakin terlayani dan maju dan menyentuh semua lapisan masyarakat.

Terkait dengan hal itu, saat ini masih dalam pandemik Covid-19, ada upaya Kabid Dikmas PAUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Yohana Rorimpandey, SH., M.Si, untuk segera bersiap menggelar pembelajaran tatap muka, berhunbung Kota Palu saat ini masuk zona hijau.

Dalam press rilis kepada media ini, disebutkan PAUD TK di Kota Palu semua aktif, dan kesiapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka karena Palu sudah masuk zona hijau, dan hampir 80 persen tenaga pendidik sudah divaksin. Ini menunjukkan Kota Palu segera menyongsong pembelajaran tatap muka. “Insyaallah awal bulan Mei ini, “ ujarnya.

Sementara itu, Direktur PAUD Kemendikbud Dr. Muhammad Hasbi dalam kesempatan dialog menyampaikan pentingnya pengembangan PAUD, baik dari sisi pengembangan dan perluasan akses.

Hasbi juga mengutarakan pentingnya ketersediaan layanan dan kebutuhan anak usia dini untuk mendapat pendidikan yangg terjangkau dalam pemenuhan kebutuhan esensial anak usia dini.

Lebih jauh, Direktur PAUD Kemendikbud juga mengemukakan pengarusutamaan perbaikan tata kelola pendidikan anak usia dini yang akan mendorong pencapaian PAUD berkualitas.

Tak kalah penting, lanjut Hasbi, persoalan stunting dan masalah lingkungan pada ketersediaan sanitasi dan air bersih juga menjadi stressing dalam pertemuan itu.

“Hal ini perlu mendapat perhatian dan keterlibatan berbagai pihak sangat diperlukan karena pondasi awal dalam peletakan pendidikan sesungguhnya dimulai dari pemenuhan standar pendidikan sejak dini,” kata Hasbi.

Hasbi berharap, dengan penguatan peran Bunda PAUD sebagai pendamping dari kepala pemerintahan dari setiap jenjang baik dari presiden sampai tingkat pemerintahan terkecil kelurahan/desa, maka Bunda PAUD mampu memainkan peran penting guna bersinergi dalam membangun karakter dan nilai-nilai dalam pengembangan anak secara simultan dan berkesinambungan.

Hj. Diah Puspita sebagai Bunda PAUD Kota Palu sangat mengapresiasi atas pertemuan dengan Direktur PAUD baru yang belum lama dilantik ini.

Diah berharap, PAUD dibawah Hasbi akan terus belajar dan kian meningkatkan peran aktif dalam upaya memperbaiki 3 (tiga) masalah penting di dunia pendidikan anak usia dini.

“Terutama dalam perluasan akses agar PAUD mudah menjangkau, perbaikan kualitas baik guru dan tenaga pendidik hingga pada manajemen tata kelola yang baik,” kata Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palu ini.

Diah Puspita menyambut baik apa yang menjadi harapan Direktur PAUD Kemendikbud. Pihaknya pun sampaikan rasa syukur sebab Kota Palu menjadi prioritas peluncuran berbagai program dan bisa menjadi piloting program dengan adanya Perwali tentang PAUD Holistik Integratif.

Dia menambahkan, Palu sebagai proyek program percontohan tersebut dikuatkan dengan adanya Perda Tahun 2020 Kota Palu sebagai Kota Layak Anak (ramah anak).

Dalam kesempatan tersebut, turut pula hadir Dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabid PAUD Dikmas Yohana Rorimpandey dan Kepala BPP PAUD Sulteng Syafrullah yang juga mensupport dan menyatakan akan terus berkoordinasi dengan Bunda PAUD.

Sementara itu, akademisi Ikatan Doktor PAUD Indonesia Dr Padlia Parakasi, M.Pd, yang juga turut mendampingi Tim Bunda PAUD dalam pertemuan itu menyampaikan pentingnya kerjasama dan koordinasi secara intesif baik dengan dinas teknis di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Bunda PAUD dan Pihak Kemendikbud dalam hal ini Direktorat PAUD.

Menurut Padlia, Kota Palu dengan berbagai keistimewaannya, akan semakin menguatkan peran-peran strategis bunda PAUD, bekerjasama dengan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan stakeholder terkait.

“Dengan bahu membahu demi tercapainya pendidikan, pengasuhan dan perlindungan secara holistik dan integratif terhadap anak usia dini dengan demikian anak Indonesia menjadi anak yang cerdas, berkarakter dengan pemenuhan baik gizi, kesehatan dan juga kebutuhan lainnya,” pungkas Padlia.(mch)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.