Buku Peluang Dunia Usaha di Sulteng Dilaunching

- Periklanan -

Pembukaan rakor perekonomian diisi dengan launching buku berjudul ’’Peluang Dunia Usaha Provinsi Sulawesi Tengah’’, Rabu (19/7). Tampak Plt Sekdaprov Sulteng Derry B. Djanggola menyerahkan buku itu kepada peserta rakor. (Foto: Humas Pemprov Sulteng)

PALU – Pemprov Sulteng memudahkan kalangan pengusaha untuk berinvestasi atau membuka usaha di daerah ini. Salah satunya dengan membuat buku berjudul ’’Peluang Dunia Usaha Provinsi Sulawesi Tengah’’.

Buku tersebut resmi di-launching pada acara pembukaan Rakor Perekonomian Provinsi Sulteng di Kota Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una (Touna), Rabu (19/7) lalu. Isi buku itu memuat potensi dan kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Bumi Tadulako.

- Periklanan -

Gubernur memalui Plt Setdaprov Sulteng Derry B. Djanggola berharap buku tersebut akan menjadi sumber informasi bagi pengusaha kemudian dapat membuka usaha di Sulteng. Dengan adanya investasi yang masuk diharapkan akan mengantar daerah ini menjadi lebih maju dan lebih sejahtera.

Pembukaan rakor juga diisi dengan  penukaran tabung LPG 3 kg ke tabung LPG 5,5 kg oleh PT Pertamina kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Tojo Una-Una yang diwakili Wakil Bupati Touna Admin Lasimpala. Penukaran LPG 3kg ke LPG 5,5 kg berdasarkan surat Marketing Operation Regional VII Makassar Nomor 807/F17400/2016-S3 tanggal 23 Desember 2016 perihal Penggunaan LPG non Subsidi untuk PNS Lingkup Pemerintah Sulawesi Tengah, Peraturan Menteri ESDM No.26 tahun 2009 tentang Penyediaan dan Pendistribusian Liquified Petroleum Gas (LPG) Bab IV tentang penggunaan LPG pada pasal 20 bahwa konsumen LPG terbagi dua yakni Pengguna LPG umum (non subsidi) dan pengguna LPG tertentu (bersubsidi dalam kemasan 3 kg).

Sehubungan dengan hal tersebut maka ASN di lingkup Pemprov Sulawesi Tengah agar menggunakan LPG non subsidi yang tersedia dalam kemasan 12 kg dan kemasan 5,5 kg. LPG kemasan 3 kg merupakan LPG bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin dengan penghasilan Rp.1.500.000 per bulan.

Hal ini berdasarkan surat edaran Gubernur Sulawesi Tengah nomor 542/75 /Ro.Adm.Ekon tanggal 7 Januari 2017 perihal Penggunaan LPG Tabung 5,5 kg yang ditujukan kepada Kepala Dinas/Badan/Biro Lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, dan akan ditindaklanjuti lagi dengan penukaran LPG dari tabung 3 kg ke LPG tabung 5,5 kg di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.(sya/*)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.