Buka Peluang Akademisi Jadi Wagub Sulteng

- Periklanan -

Longki Djanggola (Foto: Hanif)

PALU – Dilantiknya Hidayat Lamakarate sebagai Sekprov Sulteng, menyisakan pertanyaan, soal siapa sosok yang bakal “disiapkan” Gubernur Sulteng, Drs H Longki Djanggola, MSi, untuk mendampinginya sebagai Wakil Gubernur Sulteng, yang saat ini masih dibiarkan lowong, setelah ditinggalkan, (Alm) H Sudarto.

Sebagaimana diketahui, Hidayat Lamakarate yang kini dilantik sebagai pejabat eselon I/b, pernah disebut-sebut sebagai sosok yang memiliki kans cukup besar, untuk menduduki jabatan Wakil Gubernur. Bahkan nama Hidayat Lamakarate, hampir semua partai pengusung mengusulkannya untuk menjadi Wakil Gubernur Sulteng.

Ditemui usai melantik Hidayat Lamakarate, Gubernur Sulteng, Longki Djanggola, mengungkapkan bahwa molornya pengisian jabatan Wakil Gubernur, karena sikap ngotot Parpol yang masing-masing ingin mengajukan kadernya.

- Periklanan -

“Kalau mereka bisa ngotot, saya juga bisa ngotot. Kalau saya, jelas sikap saya, untuk tidak mengajukan kader Parpol mengisi jabatan tersebut. Saya beri bocoran ya, saya tidak mau dari Gerindra, saya tidak mau dari PKB, saya tidak mau dari PAN dan saya juga tidak mau dari PBB. Kan saya yang Gubernurnya, saya yang mau bekerjasama,” tegasnya.

Katanya, jika memang Parpol tetap ngotot mengajukan kadernya, dan kemudian dalam proses politik terpilih kader salah satu Parpol, maka bisa saja kata Longki, dia tidak akan banyak memfungsikan Wakil Gubernur yang terpilih tersebut.

“Bisa jadi, hanya saya jadikan ban serep. Mau nggak? Tapi kan tidak boleh seperti itu. Kita ingin, yang jadi Wakil Gubernur nantinya, adalah orang yang bisa membangun kerjasama dengan saya,”katanya lagi.

Jika tidak ingin kader Parpol yang jadi Wakil Gubernur, lalu siapa yang bakal disiapkan untuk jadi pendampingnya hingga akhir periode nanti, secara diplomatis Longki, mengatakan ada banyak sosok yang mumpuni untuk bisa dipilih sebagai Wagub. Bahkan kata Longki, bisa saja yang mendampinginya nanti, adalah orang yang berlatarbelakang akademisi. “Dari kalangan birokrasi juga banyak,”tambahnya.

Kata Longki, dia tetap akan kembali membuka komunikasi dengan Parpol pengusungnya, untuk kembali membuka pembicaraan terkait pengisian jabatan Wakil Gubernur. “Insya Allah, satu atau bulan ke depan, kita buka lagi (pembicaraan, red). Doakanlah,”janjinya.(hnf)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.