alexametrics BPJamsostek Serahkan Santunan JKM Rp 42 Juta ke Ahli Waris Om Kota – Radar Sulteng
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

BPJamsostek Serahkan Santunan JKM Rp 42 Juta ke Ahli Waris Om Kota

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU – BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Kantor Cabang Sulawesi Tengah menyerahkan santunan program jaminan kematian (JKM) sebesar Rp42 juta kepada ahli waris salah seorang pegawai syara almarhum Ayuba Yusuf Lasira atau lebih familiar dikenal dengan nama udaranya, ‘Om Kota’, Selasa (13/9/2022).

Penyerahan santunan JKM diserahkan secara simbolis Wakil Wali Kota Palu, dr Reny A Lamadjido bersama Kepala Bidang Pelayanan BPJamsostek Sulteng, Salfia Latuhihin kepada istri almarhum di rumah almarhum Om Kota di Jalan Miangas, Kota Palu.

Kepala Kantor Cabang (Kakacab) BPJamsostek Sulteng, Lubis Latif, mengatakan, almarhum Ayuba Yusuf Lasira tercatat sebagai peserta aktif BPJamsostek sebagai salah satu pekerja bukan penerima upah (BPU) pegawai syara. Iurannya ditanggung Pemerintah Kota (Pemkot) Palu dalam program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan (Jamsostek).
“Tadi (kemarin), kami serahka santunan kematian kepada ahli waris almarhum Ayuba Yusuf Lasira. Ahli warisnya berhak mendapat santunan sebesar Rp42 juta sebagai manfaat program JKm bagi peserta yang meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja,” kata Kakacab Lubis.

Nominal Rp42 juta merupakan perhitungan klaim dengan rincian santunan kematian sebesar Rp20 juta, biaya pemakaman sebesar Rp10 juta dan santunan berkala yang dibayarkan sekaligus sebesar Rp12 juta.

“JKm sebesar Rp42 juta merupakan manfaat pasti didapatkan setiap peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja. Manfaat santunan tersebut tidak melihat berapa lama seseorang menjadi peserta. Melainkan, setiap peserta yang masih aktif meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja alias meninggal biasa,” jelasnya.

Sebagai informasi tambahan, Om Kota meninggal dunia pada Kamis, 4 Agustus 2022. Selain sebagai pegawai syara, Om Kota lebih dikenal sebagai jurnalis senior yang menjadi penyiar di RRI Palu sejak tahun 1980.

Ia menjadi salah satu penyiar legenda yang memiliki suara dan gaya khas dalam menyapa masyarakat Kota Palu melalui siara Programa 1 RRI Palu setiap sore.
Setelah pensiun, Om Kota kerap membawakan acara sekaligus mengisi ceramah agama di berbagai kesempatan. (*/ron)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.