BPBD Palu Kuras Air Genangan di Jalan Tanjung Karang

- Periklanan -

Seorang pengendara motor melintas di depan mobil yang sedang menyedot air yang tergenang akibat luapan drainase di Jalan Tanjung Karang, Senin (15/1). (Foto:Mugni Supardi)

PALU – Petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu menerjunkan tiga unit pemadam kebakaran dan DLH Kota Palu, untuk menguras genangan air di Jalan Tanjung Karang, Kelurahan Lolu Selatan, kemarin (15/1).

Meski dalam beberapa hari belakangan cuaca panas, tidak lantas menyurutkan genangan air luapan drainase di jalan tersebut. Diduga air drainase meluap akibat sumbatan sampah bungkusan plastik. Genangan air yang setinggi betis orang dewasa, tentunya sangat mengganggu warga khususnya pengendara yang melintas.

Kepala BPBD Kota Palu, Presly Tampubolon, mengatakan sudah berkali-kali membuat surat edaran kepada semua kelurahan agar mengarahkan masyarakat supaya tidak buang sampah sembarangan.

- Periklanan -

“Sudah berkali-kali kami membuat surat edaran kepada semua kelurahan untuk mengarahkan masyarakat agar tidak buang sampah sembarangan, karena kita juga sudah membuat program-program di tingkat kelurahan melibatkan Satgas K 5 dan masyarakat bahwa pembuangan sampah itu harus dilakukan dengan tertib,” terang Presly kemarin.

Kata dia, inilah dampaknya karena membuang sampah itu tidak teratur. “Harapan kita ke depannya bahwa kesadaran masyarakat dalam hal membuang sampah itu harus terus kita tingkatkan, agar tidak terulang seperti ini lagi,“ tegasnya.

Sementara menurut seorang warga sekitar, Wahyu, mengaku sangat terganggu dengan genangan air tersebut. Sebab usahanya, mengalami penurunan omzet saat adanya genangan air yang sudah lima hari tidak kunjung surut, dan mengeluarkan bau yang tidak sedap.

“Sangat terganggu sekali orang mau lewat jadi susah karena genangan air, ditambah bau busuk yang menyebar ke mana-mana, sudah lima hari ini seperti ini. Saya mengharapkan agar pemerintah setempat memperhatikan got-got nya, saluran air yang rusak segera diperbaiki, agar tidak ada hambatan lagi pada aliran air drainase biar lancar. Terus kesadaran masyarakat juga agar buang-buang sampah tidak sembarangan karena pemerintah biar sudah perbaiki, tapi ujung-ujungnya masyarakat tetap buang sampah sembarangan. Ya saling kerja sama lah masyarakat dengan pemerintah,” bebernya. (cr9)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.