Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

BPBD Morowali Kesulitan Akses Jika Terjadi Bencana di Perusahaan Tambang

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Relawan dari New Zealand dan UGM, berbicang dikegiatan rencana aksi penanggulangan bencana di Kabupaten Morowali di aula Kantor Bupati Morowali Kamis (23/3). (Foto: Moh. Faisal)

MOROWALI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah  (BPBD)  Kabupaten Morowali bersama anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali,  curhat kepada pihak Universitas Gajah Mada (UGM) dan pihak New Zealand saat menungjungi Kabupaten Morowali Kamis  (23/3).

Curhat BPBD dan DPRD Kabupaten Morowali tersebut terjadi,  dalam kegiatan rencana aksi penanggulangan bencana di Kabupaten Morowali tahun 2017. Dalam penyampaian Curahan Hatinya,  Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Morowali Yosar Kardiat mengucapkan bahwa dirinya kesulitan masuk kedalam perushaan besar yang ada di Kecamatan Bahodopi.

“Kami sudah coba berusaha masuk kedalam beberapa perusahaan di Kabupaten Morowali untuk mengecek dampak bencana yang akan datang, dibalik aktivitas tambang. Tapi,  sampai saat ini masih sulit akses masuk kami kedalam sana, “ungkap Yosar dalam sambutannya.

Yosar mengatakan,  untuk anggaran aksi rencana aksi pengurangan bencana di Kabupaten Morowali akan dibahas pada triwulai III. Akan tetapi,  untuk anggaran operasional dalam aksi tersebut kata Yosar belum bisa dipastikan bisa cair. Sebab,  masih fokus pada kepentingan penganggaran pasca bencana.

“Diharapkan perusahaan tambang akan memiliki kesadaran,  mengenai dampak pertambangan pada lingkungan sekitar, “ucapnya.

Sementara itu,  anggota DPRD Asgar Ali dalam sambutannya mengatakan bahwa Kabupaten Morowali ini sangat rawan bencana karena berada dalam lingkaran garis cesar metano yang hingga saat ini masih aktiv beraktivitas.

“Semua rencana yang telah kami susun, gagal fatal karena kurang akses masuk didalam perusahaan. Kalau begini terus,  akan menjadi bombardir bagi pemerintah. Semua rencana,  pasti terganggu. Kami berharap kepada UGM serya relawan New Zealand ,  agar bisa bekerjasama mengatasi bencana di Kabupaten Morowali, “harapnya. (fcb)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.