BMPR Sulteng Gelar Bimtek SMKK

Kontraktor dan Konsultan Multak Miliki Persyaratan Ahli K3 konstruksi

- Periklanan -

PALU- Faktor utama terjadinya kecelakaan kerja yang terbanyak adalah dari sektor konstruksi, yang salah satunya diakibatkan karena kurangnya pengetahuan tentang keselamatan konstruksi. Untuk itu Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) harus selalu diingatkan dan disosialisasikan kepada seluruh masyarakat.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Sulteng, Ir H Syaifullah Djafar MSi, dalam sambutannya saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) SMKK di salah satu hotel di Kota Palu, Selasa (27/8).
Syaifullah menguraikan, di dalam aturan sudah ditegaskan baik pengguna maupun penyedia wajib memahami isi dari SMKK. Apalagi dengan adanya keharusan menyusun dokumen rencana keselamatan kerja dalam dokumen penawaran teknis, sehingga pengguna jasa, dalam hal ini Pokja/ULP pengadaan barang dan jasa harus mengetahui isi dari SMKK dari susunan organisasi, kebijakan K3, penerapan, pengawasan dan pembiayaan keselamatan konstruksi.
“Persyaratan kepemilikan petugas dan ahli K3 konstruksi merupakan hal yang mutlak harus dimiliki seorang kontraktor dan konsultan agar semua pihak bertanggung jawab atas K3 konstruksi ini,” jelas Syaifullah.
“Dalam pelaksanaan Bimtek ini saya berharap, peserta dapat dengan serius mengikutinya, sehingga peserta dapat memahami bermacam potensi bahaya pekerjaan konstruksi dan mampu mengidentifikasi, serta mengurangi bahaya-bahaya tersebut. Karena SMKK adalah tanggungjawab bersama, baik pengguna jasa, mulai dari pejabat eselon I, PPK dan Pokja ULP serta penyedia jasa,” kata Syaifullah Djafar menambahkan.
Sementara Ketua Panita Bimtek SMKK, Meidy Sumual ST, MM menjelaskan, kegiatan Bimtek SMKK dilaksanakan dalam rangka peningkatan kompetensi para pengguna jasa konstruksi, khususnya yang terlibat langsung dalam proses pemilihan penyedia barang dan jasa pemerintah, sehingga dapat memahami tentang aspek keselamatan konstruksi.
Untuk sumber dana dalam pelaksanaan kegiatan Bimtek SMKK lanjut, Meidy Sumual merupakan dana sharing dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar. “Dalam kegiatan Bimtek SMKK ini kami mengundang instruktur yang berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyak dan Akademisi Universitas Tadulako,” pungkasnya. (ron)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.