BMKG Imbau Nelayan Agar Waspada Gelombang Tinggi di Sulteng

- Periklanan -

PERGERAKAN ANGIN: Forecaster BMKG Klas IIA Palu, Hadi Setiawan memperlihatkan pergerakan angin, Jumat (17/2). (Foto: Muhammad Hasby)

PALU – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Palu, Sulawesi Tengah, memberikan imbauan kepada nelayan agar waspada gelombang tinggi hingga akhir bulan Februari.

Forecaster BMKG kelas II Mutiara Palu, Hadi Setiawan mengungkapkan, untuk daerah Sulawesi Tengah, berdasarkan pantauannya dari foto satelit, potensi tinggi gelombang mencapai 1,5 meter hingga 2,5 meter. Hal tersebut diakibatkan hingga akhir bulan Februari ini merupakan puncak dari musim penghujan.

“Potensi tinggi gelombang untuk saat ini hingga akhir Februari mencapai 1,5 hingga 2,5 meter,” terang Hadi Setiawan kepada Radar Sulteng saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (17/2).

- Periklanan -

Hadi juga menambahkan, bahwa BMKG juga tidak bisa melarang nelayan untuk turun melaut karena merupakan pekerjaan utama mereka (nelayan, red), akan tetapi hanya mengingatkan agar tetap mewaspadai gelombang tinggi.

“Kami juga tidak bisa melarang nelayan untuk melaut karena pekerjaan utama  mereka, hanya saja kami mengingatkan agar tetap waspada,” tuturnya.

Forecaster BMKG itu juga menegaskan bahwa, adapun perairan yang perlu diwaspadai oleh para nelayan Sulawesi Tengah adalah khususnya perairan Banggai, Selat Makassar bagian Utara, Perairan Buol, Perairan Toli-toli, yang kemudian juga berimbas pada Teluk Tolo dan Teluk Tomini.

“Selama pergerakan atmosfer masih labil, potensi untuk terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat itu tinggi, khususnya wilayah perairan Sulawesi Tengah yang mengakibatkan adanya gelombang besar,” tutupnya. (cr9)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.