BLK Segera Beralih Menjadi SMK Perikanan

- Periklanan -

Ketua Komisi IV DPRD Sulteng Zalzulmida A Djanggola bersama anggota Komisi IV lainnya, saat berada di Kementerian Perikanan dan Kelautan RI, bru-baru ini. (Foto:istimewa)

PALU – Komisi IV DPRD Sulteng pada 13-15 Maret lalu, melakukan konsultasi secara marathon ke sejumlah Kementerian di Jakarta berkaitan dengan agenda penting dan strategis, menyangkut nasib dan kepentingan masyarakat Sulteng.

Kegiatan konsultasi ke sejumlah kementerian tersebut, masing-masing tentang tindak lanjut perkembangan penyerahan, pengelolaan dan asset Balai Latihan Kerja (BLK) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng ke pemerintah pusat pada Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri RI dan Dirjen Bina Pelatihan dan Produktifitas Kementerian Tenaga Kerja RI serta konsultasi tentang Peraturan dan Sistem Standar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) unggulan yang berbasis kebutuhan lokal pada Dirjen Dikdasmen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan RI di Jakarta.

Ketua Komisi IV DPRD Sulteng Hj Zalsulmida A Djanggola SH CN membawa seluruh anggota Komisi IV, termasuk para kepala SKPD yang terkait. Dari anggota Komisi IV Zainudin T, I Nyoman Slamet SPd, Arena JR Parampasi SH MH, Dra Marlela MSi, Hj Siti Halima Ladoali, Ibrahim Hafid, Umar Awad, dan Ruhsam SP.

- Periklanan -

Sedangkan dari SKPD yang terkait masing-masing Kadis Kelautan dan Perikanan DR Hasanuddin Atjo, Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Abd Razak, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Sulteng Drs H Irwan Lahace MSi.

Dalam kegiatan konsultasi tersebut, masalah penyerahan asset BLK dari Pemprov Sulteng ke pemerintah pusat benar-benar menjadi perhatian serius bagi anggota DPRD Sulteng, mengingat masalah BLK merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan pengangguran dan sejumlah persoalan yang melekat di dalamnya.

“Terus terang, jika BLK ini tidak ditanggapi serius, maka jangan heran di Sulteng akan banyak pengangguran yang terdiri dari anak-anak muda yang usia produktif, mereka mau kerja apa, “ kata salah seorang anggota Komisi IV, Umar Awad, dalam pertemuan tersebut.

Dari hasil konsultasi tersebut DPRD Sulteng akhirnya mendapat titik terang, baik menyangkut BLK yang akan segera ditindaklanjuti, demikian pula soal keinginan DPRD Sulteng yang menginginkan adanya sekolah khusus kejuruan di Bidang Kelautan dan Perikanan yang dapat menjadi primadona dan menjadi kebanggaan masyarakat Sulteng.

Bahkan, diproyeksikan sekolah SMK 7 yang digadang-gadang akan menjadi sekolah khusus Kelautan dan Perikanan di Sulteng dengan output yang benar-benar terampil dan dapat berdaya saing. Sekolah ini selain ingin menjawab kebutuhan lokal yang makin besar di bidang kelautan dan perikanan, juga diperuntukan bagi anak-anak putus sekolah yang tidak mampu.(mch)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.