alexametrics Bincang Pendidikan Bahas Pembelajaran Jarak Jauh – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Bincang Pendidikan Bahas Pembelajaran Jarak Jauh

Perempuan PGRI Sulteng Gagas Program Bincang Pendidikan

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU – Bincang pendidikan dilaksanakan Perempuan PGRI Provinsi Sulteng, kemarin (13/8). Topik bincang pendidikan kali ini ialah kesiapan guru dalam menghadapi sistem belajar mengajar di era new normal. Ketua Perempuan PGRI Provinsi Sulteng, Nurhayati Nadra SPd MPd menyebut isu belajar mengajar di era new normal saat ini sedang jadi pembicaraan hangat. Ada pro dan kontra. Maka dari itu sambungnya, diskusi ini perlu dilakukan untuk memberikan pemahaman yang utuh pada seluruh masyarakat mengenai proses belajar mengajar di era sekarang ini. Narasumber dalam bincang kali ini ialah Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng, Dr H M Hidayat Lamakarate MSi, Ketua PGRI Provinsi Sulteng, Syam Zaini SPd MSi, serta Kepala Bidang PTK dan Fasilitasi Tugas Pembantuan Dikbud Sulteng, Dr Asrul Achmad SPd MSi.

Ati sapaan akrab Nurhayati Nadra dalam mengawali diskusi yang dilangsungkan secara live di RRI itu menyebut, program bincang pendidikan ini akan memberi dampak positif bagi kemajuan pendidikan di Sulteng saat ini dan masa yang akan datang.

“Program bincang pendidikan ini akan dilaksanakan setiap bulan,” kata Ati yang juga pengawas di Kemenag Kota Palu itu.

Lanjutnya, dengan pemanfaatan piranti teknologi dalam pembelajaran akan menghasilkan pembelajaran yang lebih efektif, efisien, inovatif, dan kreatif. Dalam dialog yang berlangsung interaktif itu, banyak tanggapan masyarakat yang masuk. Ada yang setuju dengan program belajar jarak jauh, namun banyak juga yang menyampaikan masalah-masalah yang muncul. Tidak efektifnya pembelajaran. Jaringan yang tidak mendukung. Hingga pada persoalan biaya yang lebih besar yang dibutuhkan.

Ketua PGRI Sulteng, Syam Zaini mengatakan situasi saat ini memang sangat sulit. Di satu sisi pembelajaran dengan tatap muka, sulit dilaksanakan karena mempertimbangkan kesehatan dan keselamatan para siswa, guru dan masyarakat pendidikan lainnya. Di sisi lain, pro kontra Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) masih terus terjadi.

“Pada prinsipnya PGRI sangat mendukung pemerintah daerah, keputusan apa pun yang diambil Dikbud Sulteng selama itu untuk kebaikan guru, siswa dan pendidikan,” terangnya.

Diungkapkan Syam Zaini, problem pelaksanaan PJJ masih sangat banyak. Meski begitu kata dia, untuk sekarang, inilah pilihan yang terbaik. Untuk meminimalisasi berbagai problem itu kata Kepala SMA Negeri 4 Palu ini, selain dengan PJJ, pembelajaran dengan mendatangi tempat siswa juga dilakukan di beberapa daerah. Bahkan lanjutnya dia memonitor langsung di beberapa group media sosial, para guru dengan menggunakan sepeda motor mendatangi rumah para siswa untuk mengantarkan tugas-tugas.

“Memang semua sudah jenuh. Jangankan siswa. Guru dan orang tua juga sudah jenuh. Tapi apa boleh buat. Ini bukan kondisi yang disengaja. Olehnya ketika pemerintah daerah nanti seandainya memutuskan untuk bertatap muka, ada prosedur-prosedur yang harus dilalui. Beberapa sekolah yang ada di Sulawesi Tengah juga saya kira sudah siap,” tutupnya. (saf)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.