alexametrics BIN Berikan Bantuan Korban Banjir Bandang di Parigi Moutong – Banyumas Cyber Team
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

BIN Berikan Bantuan Korban Banjir Bandang di Parigi Moutong

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PARIMO – Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Sulawesi Tengah, menyalurkan bantuan kepada masyarakat korban banjir bandang di Desa Torue, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Selasa (2/8/2022).

Bantuan tersebut merupakan bantuan langsung dari Kepala BIN, Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Dr. Budi Gunawan, S.H., M.Si.

“Hari ini, kami salurkan bantuan dari Bapak Budi Gunawan untuk korban bencana di Desa Torue. Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat,” kata Kabinda Sulteng, Brigjend TNI Arman Dahlan, S.I.P, M.M.

Arman mengatakan, bantuan untuk korban bencana di Torue ini sebagai bentuk peduli Kepala BIN kepada masyarakat. Karena sesuai instruksi Kabin bahwa setiap ada bencana diWilayah Indonesia Bin harus menjadi terdepan memberikan bantuan kepada Masyarakat yg berdampak langsung dan yg membutuhkan

Di lokasi banjir, katanya, pihaknya telah mendirikan posko. Posko tersebut bertujuan untuk memudahkan penyaluran logistik untuk korban bencana banjir bandang di wilayah tersebut.

Kabin berharap kondisi di wilayah Parigi Moutong yang terdampak banjir bandang bisa cepat normal dan bangkit kembali untuk membangun wilayah tersebut.

Sebelumnya, banjir bandang melanda wilayah Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng), pada Kamis malam, 28 Juli 2022, membuat ratusan rumah rusak, terendam, hingga hanyut terbawa arus sungai.

Dari hasil laporan asesmen Tim Palang Merah Indonesia (PMI) Parigi Moutong ke Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran, menyebutkan, sekira 340 rumah terdampak banjir.
Dari data sementara itu, sebanyak 45 rumah mengalami rusak berat, 54 rumah rusak sedang, dan 40 unit rumah rusak ringan serta 40 unit rumah hilang atau hanyut dibawa banjir bandang. Sementara rumah yang terendam air dan lumpur sebanyak 154 unit.
Selain rumah, sejumlah fasilitas di wilayah Torue seperti kantor pemerintahan, sekolah, musala, puskesmas terendam air dan lumpur. Bahkan salah satu jembatan di Dusun II, Desa Torue, rusak parah.

Hingga saat ini, tim SAR masih melakukan pencarian terhadap 4 orang hilang akibat banjir bandang tersebut. (*/ron)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.