Biaya Pengesahan STNK Dihapuskan

- Periklanan -

PALU – Kapolri, Jenderal Tito Karnavian akhirnya merespon Putusan Mahkamah Agung Nomor: 12 P/Hum/ 2017 tanggal 14 Juni 2017 tentang Pembatalan Pungutan PNBP pada PP Nomor : 60 tahun 2016 lampiran E nomor 1 dan 2 terkait Pengesahan STNK Roda dua dan Roda empat.

Salah seorang warga menunjukkan STNK-nya. Pungutan biaya pengesahan STNK kendaraan roda dua dan STNK kendaraan roda empat sejak tanggal 14 Maret 2018. (Foto: Rony Sandhi)

Menindaklanjuti putusan MA, Kapolri mengeluarkan surat telegram yang dikirimkan seluruh jajaran di Polri di seluruh Indonesia, Selasa (13/03). Bersamaan dengan Keputusan tersebut, Kapolri menginstruksikan jajaran Samsat untuk menghentikan pemungutan biaya pengesahan STNK Roda dua dan STNK Roda empat sejak Rabu (14/3).

Dikonfirmasi terkait surat telegram Kapolri terkait penghentian pungutan biaya pengesahan STNK roda dua dan roda empat, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sulteng, Kombes Pol Imam Setiawan membenarkan terkait kebijakan penghapusan PNBP pengesahan STNK. “Benar itu sudah dihapuskan, kami selaku satuan di daerah juga sudah mengeluarkan TR ke Samsat-Samsat yang ada di Sulawesi Tengah. Jadi tidak boleh lagi memungut dari pengesahan,” tutur Imam, dihubungi via telepon kemarin.

- Periklanan -

Dalam waktu dekat ini, dia juga akan mengumpulkan Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) yang turut mengelola Samsat di jajaran Polda Sulteng. Hal itu guna memberikan penegasan kembali, terkait kebijakan penghapusan pengesahan ini. “Dalam waktu dekat ini saya akan panggil semua Kasat Lantas,” jelas Imam.

Nantinya, jika masih ada ditemukan Samsat yang memungut biaya pengesahan, maka hal itu sudah tergolong sebagai pungutan liar (Pungli), karena sudah tidak ada dalam aturan. Imam sendiri ketika ditanya terkait alasan penghapusan ini, tidak berani berkomentar, sebab hal tersebut merupakan kebijakan langsung Kapolri.

Terpisah, Kepala Seksi STNK Ditlantas Polda Sulteng, AKP Muh Fadhlan membenarkan telah menerima surat telegram Kapolri per tanggal 13 Maret 2018. “Sudah ada surat telegramnya kami terima,” katanya.

Sesuai dengan lampiran surat telegram Kapolri, kata Muh Fadlan lagi sejak tanggal 14 Maret 2018 penghentian pungutan biaya pengesahan STNK untuk kendaraan roda dua dan STNK kendaraan roda empat sudah dilaksanakan di Samsat.

Untuk itu disampaikan kepada masyarakat bahwa sejak tanggal 14 Maret 2018 biaya pengesahan STNK untuk kendaraan roda dua dan STNK roda empat sudah tidak ada lagi. “Sudah kami laksanakan sesuai dengan surat telegram Kapolri,” pungkasnya. (ron)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.