alexametrics BI Bersama Muhiddin Said Serahkan Bantuan Mobil Ambulans – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

BI Bersama Muhiddin Said Serahkan Bantuan Mobil Ambulans

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU-Bank Indonesia bekerjasama dengan anggota Komisi XI DPR RI H. Muhiddin Said, di masa reses ini kembali menyerahkan bantuannya. Kali ini Muhiddin Said bersama Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tengah (Sulteng) Abd Madjid Ikram, menyerahkan satu unit mobil Ambulans kepada pengurus masjid Jabal Nur, Kelurahan Talise Walangguni, Kota Palu, Senin (21/12).

Pada kesempatan itu, H. Muhiddin Said mengigatkan kepada warga yang hadir menyaksikan penyerahan bantuan Ambulans, agar menaati protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 dengan obatnya 3M yaitu menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Penyakit Covid-19 ini sangat kecil dan tidak kelihatan. Tetapi sangat berbahaya. Karena itu kita harus menjaga kesehatan, dan berusaha makan makanan yang bergizi, “ kata H. Muhiddin Said mengingatkan.

Dikatakan Muhiddin, bahwa pandemik Covid-19 ini telah menguras pendapatan negara kita. Belanja Negara Republik Indonesia saat ini, mulai tahun 2020 sampai dengan tahun 2021 sudah hampir Rp 2000 triliun.

Menurutnya, pembangunan itu akan mengalami stagnan, disebabkan semua anggaran kita memprioritas bagaimana mengatasi masalah Covid-19. Masalah ini tanggungjawab kita semua, tanggungjawab DPR, tanggungjawab pemerintah untuk menganggarkan bagaimana menanggulangi penyakit ini.

“ Tahun depan kita mulai melakukan vaksin. Seluruh masyarakat diberi vaksin secara cuma-cuma. Kira-kira nilainya vaksin itu Rp 117 triliun seluruh Indonesia. Semua pendapatan dan anggaran terkuras semua untuk menanggulangi Covid-19 ini, “ paparnya. Tapi semua ini tidak lepas juga dengan upaya pemulihan ekonomi kita, yang sejalan dengan penyelesaian mengentaskan Covid-19.

Pada kesempatan itu, Muhiddin menjelaskan soal hubungan Bank Indoensia dengan DPR RI. Dijelaskannya, anggaran Bank Indonesia tidak ada di APBN tetapi pos anggarannya sendiri dan ditangani oleh Komisi XI, misalnya pemasukan dari devisa. Sedangkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendapatkan anggarannya dari lembaga keuangan dan perbankan.

“Sehingga kami dengan Bank Indonesia sudah bersepakat untuk meningkatkan bantuan sosial seperti yang bapak ibu lihat sekarang ini. Jadi bantuan ini dilakukan setiap tahunnya. Ada bantuan pendidikan, beasiswa. Bantuan ini sudah kami serahkan bersama pak Madjid. Ada empat perguruan tinggi sudah kami serahkan beasiswanya yakni Universitas Tadulako (Untad), Universitas Muhammadiyah (Unismuh), IAIN dan Universitas Alkhairaat (Unisa). Demikian juga bantuan kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan lembaga-lembaga nonformal, “ terangnya.

Sedangkan Kepala BI Perwakilan Sulteng, Abd Madjid Ikram, mengatakan BI memiliki program sosial Bank Indoensia, yang bertujuan untuk meningkatkan dan mendorong partisipasi Bank Indonesia untuk kegiatan yang bersifat sosial maupun yang bersifat kegiatan ekonomi, terutama untuk pengusaha kecil.

“Hari ini Bank Indonesia berbangga Masjid Jabal Nur yang ada di perumahan Cipta Pesona Indah, mendapatkan dukungan dari Bank Indonesia berupa satu unit mobil Ambulans. Kami bersyukur, program sosial Bank Indonesia ini tidak terlepas dari dukungan bapak Muhiddin Said selaku anggota DPR RI, Komisi XI yang merupakan mitra utama dari Bank Indoensia, “ kata Abd Madjid Ikram.

Dikatakannya bahwa H. Muhiddin Said ini yang mengesahkan anggaran untuk SBI Bank Indonesia. Alhamdulillah anggaran Bank Indonesia Tahun Anggaran 2021 sudah diketok oleh DPR RI. Bahkan anggarannya meningkat. Terima kasih, “ ucapnya.

Sehingga masyarakat kita di seluruh Indonesia akan menerima begitu banyak bantuan sosial, dan akan mensejahterakan seluruh masyarakat kita. Untuk bantuan mobil ambulans diharapkan bisa dijaga dan dirawat, dengan manajemen mengurus mobil tersebut.

Hadir pada kesempatan itu, anggota DPRD Kota Palu Erman Lakuana, Hj. Imelda Liliana Muhiddin Said, Lurah Talise Walangguni, dan tokoh masyarakat serta tokoh agama setempat.(mch)

*) Berita ini sudah tayang di harian Radar Sulteng, edisi hari Selasa 22 Desember 2020.

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.