Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Besaran Zakat Fitrah Kota Palu Rp25 Ribu atau 2,5 Kg Beras per Jiwa

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Ilustrasi (@muslimedianews.com)

PALU – Besaran zakat fitrah resmi ditentukan melalui surat edaran Kemenag Kota Palu perihal penetapan zakat fitrah tahun 1438 H/2017 M. Jumat (9/6) kemarin, besaran zakat fitrah sudah disosialisasikan ke masyarakat luas termasuk diumumkan di masjid-masjid. Dibanding tahun sebelumnya, zakat fitrah tahun ini tidak beda jumlah besarannya.

kewajiban yang ditunaikan kaum muslimin setiap tahun ini, sudah ditentukan dengan besaran beras sebanyak 2,5 kilogram atau 3,5 liter per orang. Jika dalam bentuk uang, maka Rp25 ribu/orang dengan asumsi harga beras Rp10 ribu per kilogram.

Kepala Kemenag Kota Palu Drs H Ma’sum Rumi MM menjelaskan, dalam pengumpulan zakat, masyarakat diminta langsung mengumpul kepada petugas Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang dibentuk di tingkat kecamatan maupun kelurahan se Kota Palu.

“UPZ itu ada dibentuk di tingkat kecamatan hingga kelurahan. Selain itu, juga dibentuk pada yayasan-yayasan, maupun masjid-masjid. UPZ yang sah merupakan UPZ yang disahkan Baznas Kota Palu,” kata dia dihubungi koran ini kemarin (9/6).

Zakat fitrah lanjut Ma’sum, bermanfaat untuk menyucikan diri setiap muslim serta pengampunan dosa atas kesalahan yang dilakukan sebelum-sebelumnya. Ma’sum menegaskan, tidak ada alasan bagi setiap muslim untuk tidak menunaikan zakat fitrah yang menjadi kewajiban tahunan ini.

“Setiap muslim wajib membayarnya. Baik itu dalam bentuk beras maupun uang tunai,” terangnya.

Zakat fitrah lanjut Ma’sum memiliki ketentuan tersendiri, diantaranya ialah waktu pendistribusiannya harus diselesaikan sebelum khatib naik ke atas mimbar. Sehingga kata Ma’sum salah satu program Baznas selaku pengumpul dan pendistribusi zakat, harus mendistribusikannya tepat waktu dan tepat sasaran.

“Kita berharap pengelolaan zakat di Kota Palu, bisa terlaksana dengan baik. Sehingga apa yang menjadi tujuan zakat bisa tercapai,”  demikian Ma’sum. (saf)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.