Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Berwisata di Pantai Kuta ala Refans Café di Pantai Teluk Palu

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

BALI-NYA PALU:Salah satu spot yang terdapat di Refans Cafe menjadi daya tarik bagi pengunjung. (Foto: Mugni Supardi)

Ingin merasakan suasana romantis di pantai, tidak perlu jauh-jauh pergi ke Kuta Bali. Di Kota Palu, telah hadir café yang menawarkan suasana romantis serasa berada di pantai Kuta Bali, yang terkenal dengan pasir putihnya.

LAPORAN: Muhammad Hasby


TERLETAK di ujung Pantai Kampung Nelayan, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, café yang satu ini bisa menjadi pengganti liburan ke pantai Kuta Bali. Persis seperti konsep café-café yang berada di pantai Kuta, dengan kursi dan meja makan tepat di bibir pantai dengan pasir putihnya, inilah yang menjadi daya tarik café yang berada di tepi pantai Teluk Palu ini.

Suasana tempat makan bagi sebagian orang menjadi faktor pendukung dalam menyantap hidangan makanan. Tempat makan di tengah bentangan pantai dengan aroma khas air laut, suara deburan ombak, dan semilir angin pantai, serasa menghipnotis pengunjung untuk datang ke café tersebut.

Berada ujung utara pantai Kampung Nelayan, Refans Café memiliki keunikan tersendiri dibanding dengan café lainnya yang berada di Kota Palu. Desain cafénya menyerupai lokasi wisata pantai Kuta dengan konsep Wedding Party. Tempatnya yang menarik dan romantis, menjadikan café ini sasaran para muda-mudi Kota Palu untuk menjadi tempat bersantai. Apalagi muda-mudi Kota Palu yang menyukai spot-spot yang baru dan menarik untuk berfoto yang kemudian diekspos ke media sosial.

Refans Café selain menjajakan menu makanan dan minuman. Juga membuka kepada pengunjung yang hanya sekadar ingin masuk berfoto-foto dengan membayar Rp5 ribu per orang. Beberapa pengunjung yang dijumpai media ini mengaku hanya sekadar ingin berfoto-foto daripada menyantap menu yang dijajakan di Refans Café. Elin dan Ismi, mahasiswa Untad yang ditemui pada Kamis sore (16/3) mengatakan sangat tertarik untuk datang ke Refans Café untuk berfoto-foto.

“Kami liat foto di instagramnya teman yang dari café sini, jadi kita juga kemari untuk datang foto-foto karena tempatnya yang menarik seperti Pantai Kuta di Bali,” ucap dua mahasiswa semester IV Jurusan Bahasa Indonesia ini.

Dengan alasan yang sama, yakni dua mahasiswa STMIK Adiguna Palu, Mai dan Ayu mengaku sangat tertarik datang ke Refans Café karena alasan ingin mengambil gambar untuk diekspos ke media sosial.

“Anak muda sekarang itu suka dengan tempat-tempat baru dan unik untuk berfoto-foto, tidak penting itu menunya,” kata Ayu mahasiswa STMIK Adiguna Palu tersebut.

Dengan melihat peluang bahwa masyarakat sekarang khususnya muda-mudi Kota Palu yang menyukai spot-spot baru dan unik untuk berfoto, menjadi inspirasi Ramadhan atau yang biasa disapa Dona, pemilik Refans Café tersebut, membuka usaha cafenya itu.

Membuat café yang berbeda dari café-café lainnya yang berada di Kota Palu dengan nuansa serasa berada di Pantai Kuta. Dona juga mengaku sengaja mengambil pasir putih dari sungai untuk menambah keindahan cafenya.

“Inspirasi saya membuat café ini, karena di Palu kan rata-rata café itu di pinggir-pinggir jalan. Jadi saya sengaja memang mencari lokasi yang di pinggir pantai agar berbeda, sehingga menjadi daya tarik juga kepada pengunjung untuk berfoto-foto,” ujarnya.

Dona yang mengaku sebagai warga asli Palu tersebut, bahwa masyarakat Kota Palu tidak boleh kalah dengan para pendatang yang meramaikan Kota Palu dengan usaha-usahanya yang besar dan menarik. Sehingga masyarakat asli Palu hanya menjadi pelanggan dan penonton di kampung sendiri.

“Makanya ini tujuannya dibuat seperti itu, saya ingin membuktikan bahwa anak Palu juga bisa,” kata pengusaha muda yang mengaku belum menikah tersebut.***

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.