Bersenggolan di Jalur Dua, Pengendara Mobil dan Motor Adu Jotos

- Periklanan -

Ilustrasi (@merdeka.com)

PALU – Masih ingat dengan viralnya anggota tentara yang berkelahi dengan pemuda di jalan raya tepatnya di Jakarta Timur dan viral di media sosial. Peristiwa serupa juga terjadi di Jalan Moh Yamin, Palu, Jumat (8/12) kemarin.

Dua pria yang adu jotos ini bermula ketika saling senggol di depan Kantor Kejaksaan Negeri Palu. Dari pantuan Radar Sulteng, pengendara yang saat itu melintas di Jalan Mohammad Yamin dibuat kaget dengan dua pria sedang adu jotos di atas aspal, bahkan pengendara yang melihatnya sontak melerai kedua pria yang sudah saling guling di tengah jalan ini.

Radar Sulteng yang menghimpun data dilokasi dari masyarakat sekitar, mendapatkan informasi bahwa kronologisnya ketika pengendara roda empat Avanza bernomor polisi DN 1408 VY dan motor Supra bernomor polisi DN 5898 NB bersenggolan, sehingga kedua pengemudi ini turun dari kendaraannya masing-masing.

- Periklanan -

Pria yang mengendarai mobil, tergolong masih remaja. Sedangkan pria yang mengedarai sepeda motor berpostur tinggi besar dan berbadan kekar dan sudah berusia tua. Saat duel terjadi, pengendara sepeda motor menderita pendarahan di hidung. “Entah siapa yang salah duluan, tapi itu pengemudi motor sudah minta maaf, tapi yang bawa mobil ini tetap tidak terima, dan langsung memukul wajah dari si pengemudi motor,” cerita salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya.

Masih menurut sumber ini, si pengemudi motor mencoba meminta maaf beberapa kali, namun bukannya permintaan maaf didapat, tapi pukulan keras mendarat di wajahnya. Bahkan, setelah mendapat pukulan, si pengemudi motor masih tetap meminta maaf. Si pengemudi mobil yang lebih muda dari pengemudi motor ini tetap tak terima. Banyak warga mengatakan kalau pengemudi mobil ini tidak menyalakan lampu sein saat ingin berhenti, sehingga gesekan kendaraan tak terelakkan.

Seorang wanita yang diketahui ibu dari pengendara mobil, sempat melerai pertengkaran tersebut, namun si ibu juga terkena imbas dari perkelahaian mereka, hingga ibu ini terjatuh di aspal. “Saat melihat ibunya jatuh, pengendara mobil semakin tidak terima, tapi sebaiknya dia menerima maaf saat sebelum berkelahi, supaya tidak berkepanjangan masalahnya,” masih kata sumber ini.

Alhasil beberapa saat kemudian aparat yang saat itu melintas mencoba memediasi di salah satu rumah warga, pintu rumah itu sampai ditutup dari warga yang sudah berkerumun di luar. Setelah dimediasi beberapa saat oleh aparat, pihak Polsek Palu Selatan datang ke lokasi kejadian. Dua pria ini pun digiring ke kantor untuk dimintai keterangan. (acm)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.