Beringin Putra Boyong Piala Danrem 132 Tadulako

- Periklanan -

KADO ISTIMEWA: Para pemain, pelatih, official dan pendukung Beringin Putra mengabadikan moment penting sekaligus kado istimewa akhir tahun usai menjuarai turnamen sepakbola Danrem Cup 2016, setelah di final berhasil mengalahkan Persito FC 2 – 0 (0-0) di babak final yang berlangsung di lapangan Faqih Rasyid, Jumat (30/12) kemarin. (Foto: SUGIANTO/RADAR SULTENG)

PALU – PS Beringin Putra sukses meraih trophy Turnamen Sepakbola Danrem Cup 2016 setelah di babak final berhasil mengalahkan wakil Tolitoli, Persito FC dengan skor 2 – 0 (0-0), di lapangan Faqih Rasyid, Jumat (30/12).

Bagi Beringin Putra, kemenangan di babak final kemarin sekaligus sukses tim yang bermarkas di Kelurahan Nunu tersebut melakukan revans atas kekalahan Kaifar dkk di fase grup dengan skor tipis 2-3.

Tidak heran, jika trophy bergengsi tersebut di dedikasikan sebagai kado istimewah akhir tahun bagi pecinta sepakbola di Kelurahan Nunu. Sementara Persito FC yang sebelumnya sangat diunggulkan, harus mengakui ketangguhan Beringin Putra.

Kemenangan di fase grup beberapa waktu lalu bukan menjadi ukuran bagi Persito FC untuk kembali mengalahkan Beringin Putra. Sebab, di partai final kemarin, Beringin Putra tampil mendominasi.

Sepanjang laga final kemarin, penampilan kedua tim memang menjadi magnet tersendiri karena duel-duel keras tersaji sepanjang babak pertama. Beringin Putra dan Persito FC tampil sama kuat.

Tiga unjung tombak Beringin Putra, kapten Kaifar, Zailun dan Muhlis berhasil mendobarak pertahanan Persito. Striker veteran Kaifar menciptakan dua peluang tapi gagal di penyelesai akhir.

- Periklanan -

Sementara Persito FC yang mengandalkan mesin gol Hamzah, juga sukses menghadirkan peluang. Tendangan bebas jarak jauh Hamzah di menit ke-30 masih mampu ditepis kiper M Raqib. Beberapa menit kemudian, lagi-lagi Hamzah melalukan tendangan freestyle, tapi tidak menghasilkan gol.

Tidak ada gol yang tersipta di babak pertama.

Di babak kedua, keberuntungan mulai menghampiri Beringin Putra, Zailun yang dilanggar oleh Zulkifli di kotak terlarang berbuah hadiah penalty di menit ke-68, setelah wasit Andi Hermawansyah menunjuk titik putih. Kepetusan ini sepat mendapat protes dari pemain-pemain Persito FC atas keputusan itu.

Gelandang bertahan Fandi Saad, yang maju sebagai eksekutor mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Para pendukung Beringin Putra ikut merayakan gol itu. Keunggulan satu gol, Beringin Putra bermain lebih tenang dan memainkan tempo permainan.

Tertinggal satu gol, Persito FC mulai menekan jantung pertahanan lawan untuk mencetak gol penyama.  Hamza dkk bermain menyerang dan bermain terbuka. Strategi itu cukup bagus, tendangan salto Rahmatullah di menit ke-83 memanfaatkan upang silang Hamzah nyaris berbuah gol. Sayangm tendangannya masih melebar kes sisi kanan gawang Persito FC yang dikawal kiper M Ragib.

Petaka bagi Persito, terlalu asik menyerang, Persito FC lupa dengan adanya serangan balik yang cepat. Pemain Beringin Putra Iksan yang baru masuk menggantikan Kaifar langsung mencetak gol di menit ke-90 melalui heading. Gol itu tercipta memanfaatkan sepakan pojok Ari Kiswanto.

Manager Persito FC Sofyan mengaku tidak terlalu menyesali kegagalan pasukannya meraih trophy. Baginya, masuk final saja sudah cukup bagus bagi Persito, karena para pemainnya adalah murni asal Kabupaten Tolitoli.

Dia juga mengakui kalau Beringin Putra tampil sangat baik di babak final.(egi)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.