Berharap Umur KRI Dewaruci Bisa Sampai Seratus Tahun

- Periklanan -

PALU – Bersandarnya KRI Dewaruci di Kota Palu beberapa hari yang lalu menjadi kesan tersendiri bagi Komandan KRI Dewaruci Letkol Laut (P) Waluyo SH MTrHanla. Waluyo yang Maret kemarin dilantik menjadi Komandan KRI Dewaruci ini mengaku sudah tiga kali datang ke Kota Palu. Satu di antaranya ketika masih menjadi taruna.

KRI Dewaruci yang memuat 42 Taruna TNI AL dalam rangka Lattek Astronomi Taruna ALL tingkat II tiba di dermaga TNI AL Lanal Palu, Senin (28/5) lalu. (Foto : Mugni Supardi)

“Kalau saya sebelumnya sudah pernah ke sini, sejak saya taruna pertama kali layar tapi bukan pakai kapal dewaruci ini. Saya sandar di dermaga Pantoloan kurang lebih tahun 1998 dan ini sudah yang ke tiga kalinya sebelumnya juga sudah waktu saya jadi perwira,” ungkapnya kepada Radar Sulteng yang ditemui di sela-sela buka puasa bersama yang dilaksanakan di atas KRI Dewaruci, Rabu (30/5).

Menurut Waluyo, perairan yang sangat berbahaya ekstrim adalah di samudra Pasifik. Kata dia ombak di samudra tersebut mencapai 7 hingga 8 meter. “Pada waktu itu saya membawa taruna pada tahun 2007 ke Amerika dan menempuh waktu delapan sampai sembilan bulan,” tuturnya

- Periklanan -

Menjadi seorang Komandan KRI Dewaruci kata Waluyo, adalah hal yang sangat membanggakan. Pasalnya, menjadi seorang perajurit TNI AL adalah impiannya sejak lama. Ditambah lagi menjadi Komandan kapal legenda milik Indonesia Dewaruci dirinya juga berharap agar kapal tersebut bisa berlayar hingga umur seratus tahun. Dan ketika diistirahatkan, dia berharap agar kapal itu nantinya dijadikan museum terapung.

“Itu harapan saya terhadap kapal ini, kapal ini bisa berumur seratus tahun karena sekarang kan sudah 65 tahun jadi sisa 35 tahun lagi dan jika sudah seratus tahun nanti ini diperbaiki dan dijadikan museum terapaung, bukan di potong-potong atau diambil bagian bagian tertentunya,” bebernya.

Masih menurut Waluyo, karena sejarahnya tidak bisa dibeli dan diulang kembali. Kapal ini bukan hanya legenda Indonesia tapi kapal ini sudah menjadi legenda dunia.

“Di Amerika, Eropa bahkan Australia ketika ada kegiatan lomba layar mereka selalu mengundang KRI Dewaruci,” tutupnya. (win)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.