Bendahara UPBJJ UT Palu Dituntut 2,5 Tahun Penjara

- Periklanan -

Evrifel

PALU – Proses kasus dugaan tindak pidana korupsi dana kegiatan Upacara Penyerahan Ijazah (UPI) Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka (UPBJJ UT) Palu tahun 2011-2012 yang menyeret dua terdakwa, yakni, Kepala UPBJJ UT Palu, Wira Indra Satya bersama bendaharanya, Risna, terus berlanjut.

Bahkan, Bendahara UPBJJ UT Palu, Risna sendiri telah menjalani sidang tuntutan. Dalam perkara yang disidangkan di Pengadilan Negeri/PHI Tipikor Palu, beberapa waktu lalu, terdakwa dituntut 2 tahun 5 bulan penjara.

- Periklanan -

“Terdakwa Risna dituntut 2,5 tahun kurungan,” kata Kasi Pidana Khusus (pidsus) Kejari Palu, Evrifel yang juga merupakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang perkara tersebut, Kamis (5/1).

Sebelumnya, sejumlah saksi yang merupakan ketua, bendahara dan para anggota panitia kegiatan UPI atas dakwaan Kepala UPBJJ UT Palu, Wira Indra Satya telah dimintai keterangannya dalam persidangan yang dilangsungkan di PN/PHI Tipikor Palu pada Rabu (4/1) lalu.

“Kalau tidak ada halangan, Kamis depan (12 Januari, red), kami akan hadirkan saksi lain, untuk memberikan keterangan terkait pengelolaan dana kegiatan UPI UPBJJ Palu,” tegasnya.

Diketahui, atas perkara tersebut, negara mengalami kerugian sebesar Rp 1 miliar lebih, dan diancam pasal 2 dan 3 undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan undang-undang nomor 20 Tahun 2001  tentang tindak pidana korupsi. (sur)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.