alexametrics Bencana 28 September Jadi Inspirasi Tesis S2 – Radar Sulteng
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Bencana 28 September Jadi Inspirasi Tesis S2

Menulis Bagaimana Merestorasi dan Melakukan Revitalisasi di Titik Bencana

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

JAKARTA – September selalu menjadi sesuatu buat warga Sulawesi Tengah, karena 28 September 2018 akan dikenang sebagai peristiwa yang tidak terlupakan, bencana gempa likuifaksi dan tsunami.

Tapi bagi Mutiara Lisa Allokendek, September adalah momentum pencapaian dalam kehidupan pribadinya. Bencana September menjadi inspirasi penulisan Tesis Strata 2 di Pasca Sarjana Arsitektur Universitas Indonesia : Perencanaan Kota Tahan Bencana dengan mengambil studi lokasi Pantai Talise dan sekitarnya. Dan September 2022, tepatnya 11 September, Mutiara Lisa di wisuda di Kampus Universita Indonesia Depok.

Mutiara Lisa adalah puteri pegawai Bangdes Provinsi Sulawesi Tengah, Patak Lobo Allokendek, kelahiran Palu 28 Januari 1998.
Lisa, demikian panggilan sehari-harinya menamatkan pendidikan S1 di Planalogi Universitas Sam Ratulangi – Manado. Setelah itu Lisa kembali ke Palu dan berkat dorongan ayahanda tercinta Lisa kemudian melanjutkan S2 di Universitas Indonesia.

Kejadian 28 September 2018 menjadi inspirasinya menyelesaikan studi dengan melakukan penelitian selama kurang lebih 9 bulan di tempat kelahirannya, Palu.

Lisa memilih Talise dan kawasan sekotanya sebagai pusat penelitiannya karena merasa sejak kecil hingga terjadinya bencana 28 September 2018 Talise adalah salah satu ikon kota kelahirannya.

Lisa memfokuskan diri melihat dan menulis bagaimana merestorasi dan melakukan revitalisasi kawasan sekitar menjadi kawasan terpadu lewat berbagai kajian ilmiah dan semangat warga yang dirasakan dan disaksikannya selama melakukan penelitian.

Usai wisuda, Mutiara Lisa mengungkapkan keinginannya untuk membaktikan apa yang sudah ditulisnya dalam karya buat kota kecintaannya , Kota Palu, karena Tesisnya akan dilanjutkan salah satu dosennya untuk tingkatan Strata 3. (*/ron)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.