Bebas Sampah di Bangkep masih Sebatas Slogan

- Periklanan -

Ilustrasi serakan sampah. (Foto: jpnn)

BANGKEP – Kampanye Kota Salakan bebas sampah pada 2017 masih sebatas slogan. Di beberapa titik strategis masih terlihat sampah berserakan dan tidak enak dipandang.

Ironisnya, sampah plastik bekas makanan dan minuman itu justeru banyak berserakan di sekitar lapangan Trikora Salakan. Sampah  itu membuat monumen simbol keutuhan NKRI itu terlihat jorok. Padahal lapangan itu merupakan salah satu pusat kegiatan masyarakat, mulai olahraga ketangkasan, senam hingga hiburan.

Beberapa waktu lalu, Pmda Bangkep telah mengampanyekan kota Salakan bebas sampah. Namun upaya Pemda itu dinilai masih sebatas kampanye, masyarakat pun belum terketuk hatinya untuk berpartisipasi membersihkan sampah.

- Periklanan -

Tokoh masyarakat Salakan Asmadi Bidalo, menyoroti kinerja pemda khususnya dinas yang menangani kebersihan kurang responsif.

“Seharusnya pejabatnya itu sudah bergerak dan berkoordinasi mengatasi persoalan tersebut,” ujarnya dikutip dari Harian Umum Radar Sulteng, Rabu (3/1).

Lambannya koordinasi pemda menandakan PNS Bangkep tidak memiliki gairah menata kota Salakan. “Sedangkan hal kecil saja susah diurus apalagi hal yang besar,” sindirnya.

Dia mengharapkan agar masyarakat Salakan menghidupkan budaya bersih dengan cara tidak membuang sampah sembarangan. “Kalau masyarakatnya apatis, sekeras apapun usaha pemerintah tidak akan sukses menata kota Salakan ini agar terlihat indah,” tandasnya. (bar)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.