Portal Berita Online koran Harian Umum Radar Sulteng. Berbasis di Palu, Sulawesi Tengah dan merupakan Jaringan Media Jawa Pos National Network (JPNN)

Baznas Sulteng Motivasi Mustahik Kembangkan Usaha

PALU – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sulawesi Tengah terus berupaya memotivasi para mustahik pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM), agar mengelola usahanya lebih maju. Upaya itu kembali dilakukan Baznas Sulteng, Rabu (4/9), dalam kegiatan peringatan tahun baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriah, di Musalah dan Rumah Kajian Daar Zakah Baznas Sulteng.
Dengab mengusung tema “Menguatkan Silaturahmi Bersama Mustahik dalam Membangun Ekonomi Produktif dan Inovatif”, kegiatan tersebut dihadiri wakil ketua dan pengurus Baznas Sulteng, Ketua Baznas Kota Palu, Ketua Baznas Kabupaten Sigi. Selain itu juga hadir para pengusaha meubel di Kelurahan Layana yag merupakan penerima bantuan Baznas, para dai/mubaliq yang pernah mengikuti pelatihan Baznas Sulteng, para pelaku UKM baik yang menerima gerobak dan etalase maupun penerima bantuan modal usaha dari Baznas. Para mustahik yang terdampak bencana di daerah pesisir, dan pelajar dan mahasiswa penerima beasiswa Baznas.
“Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan informasi dan motivasi kepada para mustahik penerima bantuan Baznas, agar bagaimana mengelola usahanya lebih maju ke depan,” ungkap Munir Salham, Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Sulteng.
Menurut Munir, di tahun ini sejumlah program Baznas Sulteng telah dirogramkan dan tinggal dijalankan, utamanya dalam memajukan usaha para pelaku UKM binaan Baznas. “Tahun 2019 ini ada banyak program yang telah kami rancang dan insya Allah akan dijalankan,” tekannya.
Dalam kegiatan ini juga para mustahil diberikan materi tentang Zakat yang disampaikan Wakil Ketua Baznas Muhammad M Godal dan materi UKM oleh Munir Salham. Sebelumnya dalam peringatan tahun baru Islam, juga disampaikan tausiah oleh ustad Syafrudin.
Tidak hanya itu, dua pelaku UKM ikut memberikan testimoni perkembangan usahanya berkat bantuan Baznas, yakni Muliati, pelaku usaha kue, dan Mat Faiz, pelaku usaha bawang goreng. (fdl)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.