alexametrics Barisan Pemuda Lore Harapkan Pilkada Hindari Isu SARA dan Hoaks – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Barisan Pemuda Lore Harapkan Pilkada Hindari Isu SARA dan Hoaks

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

POSO-Barisan Pemuda Lore Kabupaten Poso mengharapkan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 berlangsung aman, dan tertib.

“Kepada masyarakat, agar menghindari isu Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA) serta berita dan informasi bohong atau Hoaks, dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Tahun 2020, “ kata Koordinator Barisan pemuda Lore, Yondianto, Selasa (18/8).

Dikatakan Yondianto, di tengah perbedaan harus tetap saling menghargai pilihannya masing-masing. Untuk itu kita harus tetap menjaga kondusifitas, dan harmonisasi di masyarakat.

“ Perbedaan pilihan adalah keniscayaan yang tak terelakkan dalam demokrasi. Namun, perbedaan pilihan harus dipandang sebagai suatu potensi menghasilkan kepemimpinan yang jujur dan adil, “ujarnya.

Menurut Yondianto, Pilkada adalah instrumen demokrasi untuk menghasilkan pemimpin yang sesuai dengan kehendak rakyat dan tentunya menjalankan amanat rakyat di setiap daerahnya di Sulteng.

“ Pemimpin harus memiliki visi-misi untuk membagun kemajuan. Pemimpin adalah figur yang bisa mengayomi seluruh elemen masyarakat. Mereka harus bisa menjadi pemimpin untuk semua, “ tegas Yondianto.

Karena itu, kata Yondianto, penting bagi anggota KPU dan pengawas pemilu (Bawaslu) untuk menjalankan perannya secara baik dan tidak memihak. Apabila KPU dan Bawaslu telah memainkan perannya dengan benar maka potensi masalah yang muncul dari tidak profesionalnya KPU akan bisa dihindari. Dengan begitu, kemungkinan munculnya konflik dapat diminimalkan.

Dijelaskannya lagi, para calon kepala daerah memiliki peran yang sangat sentral dalam menentukan Pilkada berjalan damai atau tidak. Selama ini konflik yang muncul dari setiap pelaksanaan pilkada akibat calon kepala daerah dan tim suksesnya tidak mau menerima kekalahan.

Sangat penting bagi calon kepala daerah, termasuk tim suksesnya, tandas Yondianto, untuk berlapang dada saat mengetahui pihaknya kalah. Mereka harus benar-benar mewujudkan sikap siap kalah tersebut bukan sekadar penghias bibir, tetapi diwujudkan dalam perilaku.

“ Karena itu, kami sangat mendukung institusi Polri dalam meciptakan Sitkamtibmas yang aman dan kondusif, menjelang pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 di wilayah Sulteng, “ pungkasnya.(mch)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.