Barang Hasil Curian Dijual Lewat Grup Facebook IKP

- Periklanan -

PALU – Menjadi buron di Polsek Palu Timur sejak tahun 2016 lalu, pelaku pencurian dan pemeratan (Curat) bernama Buyung dan Andika, berhasil tertangkap di tempat berbeda pada 3 Mei 2018. Hasil pencurian dan pemerataan dijual online melalui grub Facebook-Info Kota Palu (IKP) dengan harga yang dibilang murah.

Anggota Polsek Palu Timur menggiring tesangka Buyung (kiri) dan Andika (kanan) ke ruangan tahanan, Selasa (8/5). (Foto: Wahono)

Buyung yang diketahui sebagai Presiden Mahasiswa Untad yang telah diberhentikan, terlibat aktif dalam aksi Curat bersama dengan Andika sejak 2016. Andika sempat melarikan diri ke Makassar saat dilakukan pengejaran oleh aparat Polsek Palu Timur.

Wakapolsek Palu Timur Iptu Ayub Lacinong mengungkapkan, pelaku melakukan aksinya saat ada kesempatan dengan melihat kelengahan dari korban. Pelaku langsung mengambil barang bawaan dan elektronik lainnya.

- Periklanan -

“Karena kami amankan satu buah pistol mainan, maka pistol ini juga digunakan untuk menakut-nakuti korban,” kata Ayub saat melakukan siaran pers kemarin (8/5).

Menurut Ayub, untuk pelaku bernama Buyung saat dilakukan penyidikan oleh anggota Polsek Paltim mengakui juga menggunakan Narkoba. “Jadi mahasiswa ini selain karena faktor ekonomi melakukan Curat juga pengguna narkoba, itu pengakuannya,” tuturnya.

Dirinya mengungkapkan bahwa untuk barang hasil curian dijual melalui online dan selama 2016 barang yang dicuri sudah banyak laku terjual. “Cuma ini barang bukti yang berhasil diamankan seperti laptop dan juga kamera, dan handphone. Dijualnya itu di akun grub FB IKP, ” tambah Ayub.

Kedua tersangka dikenakan pasal 363 ayat 1 dengan hukuman penjara maksimal 7 tahun penjara. Penangkapan ini diharapkan dapat menjadi efek jera untuk para pelaku. “Masyarakat harus lebih meningkatkan kewaspadaan agar tidak menjadi korban Curat, baik saat berada di dalam rumah maupun di luar rumah,” imbaunya. (who)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.