Banyak Anggota Dirumahkan, DPRD Sigi Panggil Kasatpol PP

- Periklanan -

HEARING : Kasat Pol PP Sigi, Dodot menjawab setiap pertayaan anggota DPRD Sigi, dalam hering kemarin (28/2). (Foto: Nendra)

SIGI – DPRD Kabupaten Sigi melakukan hearing dengan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Sigi, Dodot. Hearing atau rapat dengar pendapat ini, digelar sekaitan dengan banyaknya keluhan dari para pegawai honorer Satpol PP Sigi, yang dirumahkan.

Dalam hering ini sejumlah anggota Komisi I dan beberapa anggota DPRD Sigi lainnya melayangkan beberapa pertanyaan kepada Dodot selaku pimpinan Satpol PP Sigi. Diantaranya, seleksi kembali yang dilakukan oleh Dodot dalam satuannya itu. Bahkan sejumlah anggota dewan menyampaikan bahwa anggota Satpol PP yang dirumahkan saat ini, melakukan aktifitas negatif seperti mabuk-mabukan dan ditakutkan dapat memicu terjadinya konflik atau betrok.

Anggota DPRD dalam hearing itu juga meminta Dodot untuk melakukan perekrutan kembali terhadap anggota yang dirumahkan, apabila memerlukan penambahan anggota Satpol PP baru. Masukan serta penyampaian anggota DPRD ini pun dijawab dengan tegas oleh Dodot.

- Periklanan -

Dia mengatakan, bahwa tidak akan dilakukan perekrutan kembali honorer yang telah dirumahkan tersebut. Seleksi atau perekrutan kembali yang dilakukan oleh Dodot, berpatokan pada PP no 6 tahun 2010, di mana tertulis dengan jelas bahwa anggota Satpol PP harus PNS. “Namun saya tidak sepenuhnya berpatokan di peraturan itu, karena apabila saya mengikuti peraturan tersebut seluruh anggota Satpol PP di sigi tidak akan masuk atau lolos,” jelas Dodot dalam hearing.

Dijelaskan lebih jauh, dalam seleksi, dia sudah menyampaikan sejumlah persyaratan yakni foto copy ijazah terakhir, Sertifikat Diklat dan tes narkotika. Namun dari 351 anggota yang ada di Satpol PP Sigi sebanyak 50 orang yang tidak memasukan hasil tes narkotika, secara otomatis 50 orang ini pun dianggap gugur. Dalam sejumlah tes jasmani ada sejumlah anggota pun tidak lolos tes. Dalam perekrutan Dodot juga melihat kehadiran para anggotanya, serta melihat sertifikat diklat yang dimiliki anggota.

“Karena Pemda sudah menganggarkan dana tujuh juta rupiah untuk setiap anggota mengikuti diklat. Tidak hanya itu banyak anggota juga tidak pernah masuk, buat apa kita mengerjakan yang tidak pernah masuk,” tegasnya.

Saat ini untuk meningkatkan kedisiplinan anggota, Dodot pun menerapkan apel pagi dan sore hari sebelum pulang kantor. Hal ini dilakukannya karena semua anggota Satpol PPyang dikontrak maupun organik, harus menaati semua aturan yang ada termasuk apel atau kehadiran.  “Untuk anggota Satpol PP Sigi saat ini sebanyak 220 orang, dan saya tegaskan tidak ada lagi perekrutan kembali,” pungkas Kasat Pol PP. (ndr)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.