alexametrics Bantuan dari Jateng Dirasakan Panti Asuhan Al Insan – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Bantuan dari Jateng Dirasakan Panti Asuhan Al Insan

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PERHATIAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) terhadap masyarakat Sulawesi Tengah yang tertimpa bencana 2018 silam begitu besar. Tidak hanya membangun sekolah, masjid namun juga panti asuhan.

Manfaat bantuan masyarakat Jateng melalui Pemprov Jateng ini dirasakan Panti Asuhan Al Insan Palu, yang terletak di Kelurahan Petobo, Palu Selatan, Kota Palu. Saat gempa terjadi, bangunan asrama panti ini asuhan hancur dan rata dengan tanah.

Anak-anak panti asuhan sekitar 32 orang, sempat pula tinggal di tenda darurat kemudian tinggal di bangunan sederhana selama hampir setahun. Namun sejak 2020 awal, anak-anak panti asuhan Al Insan Palu sudah tinggal di bangunan permanen.

Bantuan pembangunan gedung asrama panti asuhan itu, diresmikan langsung Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo bersamaan dengan sejumlah gedung sekolah dan masjid di Kota Palu, Sigi dan Donggala.

Kepala Yayasan Al Insan, Anhar ditemui Senin (6/12/2021), menyampaikan rasa terimakasihnya kepada masyarakat Jateng termasuk Pemprov Jateng khususnya Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. Bangunan yang dibantu oleh Pemprov Jateng hingga setahun lebih ini, masih dalam kondisi terawat.

“Bangunan ini dibangun dengan dana Rp250 juta dari bantuan Jateng. Kualitas bangunannya alhamdulillah bagus, dan sudah kami manfaatkan untuk anak-anak sebagai tempat belajar dan tempat mereka istirahat,” sebut Anhar.

Diakui Anhar, sebelum ada bangunan yang representatif, anak-anak yang diasuhnya sempat tinggal di tenda kemudian dibangun lah kamar dari papan-papan bekas. Beruntung kata dia, hampir setahun tinggal di tempat yang ala kadarnya, datang seorang relawan dari PMI Kota Palu. “Mereka sampaikan bahwa panti asuhan kami akan dapat bantuan dari Jateng. Dan akhirnya terbukti, kami dibangunkan bangunan asrama seluas 8×12 meter,” ungkapnya.

Di bangunan itu, bisa berdiri 8 kamar untuk anak-anak panti asuhannya. Bangunan panti asuhan ini, kata dia, juga benar berkualitas bangunannya, karena dalam proses pengerjaan diawasi langsung oleh satu pegawai Pekerjaan Umum (PU) Kota Palu. “Mulai dari tahap sonder atau analisa tanah tempat berdirinya bangunan hingga tahapan akhir pembangunan,” tutur Kepala Yayasan Panti.

Sementara itu, Dandi, salah satu anak asuhan panti tersebut, mengaku sangat senang, karena akhirnya bisa tidur di kamar yang lebih bagus. Saat malam pun dia dan adik-adiknya di panti asuhan itu, sudah tidak merasa kedinginan. “Bangun pagi, kami lebih segar karena tiduk juga nyeyak,” sebut Dandi, sembari tersenyum.

Untuk diketahui, Pemprov Jateng membangun delapan bangunan publik lengkap dengan sejumlah fasilitasnya. Masing-masing di Kabupaten Sigi, yakni
pembangunan gedung MTs Alkhairaat Biromaru, TK Harapan Bangsa, TK Al Amanah, Masjid Tarbiyatul Qur’an Sigi Biromaru serta Masjid Rahmatullah Lonja.

Kemudian di Kota Palu Panti Asuhan Al Insan Petobo Palu Selatan dan SD Nurul Islam Lambara Taweli. Sedangkan di Kabupaten Donggala
dibangun MI Nahdlatul Khairaat di Desa Labuan Lelea, Kecamatan Labuan. (*/agg)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.