Banjir Jadi Ancaman Pemukiman Warga Desa Simoro

- Periklanan -

PALU- Hujan lebat yang terjadi di wilayah Kecamatan Gumbasa Kabupaten dan sekitarnya menyebabkan satu desa yakni, Desa Simoro pemukiman warga terancam diterjang banjir yang lebih besar.

Minggu sore (5/7) sekitar pukul 18.00 di saat hujan terjadi tiba-tiba air dari sungai yang sebelumnya diketahui sering kering dan airnya sedikit menjadi membesar dan air sampai masuk ke salah satu rumah warga.

Warga Desa Simoro kepada Radar Sulteng tadi malam, Lucyana Mattaku mengatakan, banjir yang terjadi minggu sore mengancam pemukiman warga karena air dari aliran sungai tersisa satu meter dari pinggir sungai. “Ada satu rumah yang sudah diterjang banjir rumah Papa Ningsi,” katanya.

- Periklanan -

Menurut Lucyana, warga Desa menjadi khawatir karena sungai yang sebelumnya hanya mengalir dengan volume air kecil dan biasanya kering, tiba-tiba menjadi besar dan mengancam pemukiman warga.

Warga berharap pihak terkait bisa mengantisipasi terjadinya banjir dengan memasang penahan air ketika banjir, seperti memasang bronjong. Karena memang di sekitar sungai yang berdekatan dengan pemukiman warga belum ada terpasang bronjong. “Tidak seperti biasanya air sungai itu menjadi meluap besar sampai kena rumah warga,” ujarnya.

Kekhawatiran warga, jika terjadi lagi hujan lebat, bisa jadi banjir kembali akan menerjang rumah warga atau mungkin lebih parah. Karena saat ini saja beberapa rumah warga begitu sangat dekat sekali dengan aliran sungan akibat terjadi banjir. “Warga Desa sudah khawatir kalau sudah mulai hujan dan waspada terjadi banjir,” pungkasnya. (ron)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.