Bangunan Pasar Ikan Higienis di Lere Ini Sudah 5 Tahun Telantar

- Periklanan -

Bangunan pasar Ikan Higienis, yang terletak di Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu. (Foto: Mugni Supardi)

PALU – Sudah bertahun-tahun sejak selesai dibangun pada 2013 silam, Pasar Ikan Higienis, yang berada di Kelurahan Lere, terkesan ditelatarkan, karena hingga saat ini belum juga difungsikan sebagaimana mestinya pasar. Padahal, bangunan tersebut dibangun dengan anggaran yang tidak sedikit.

Pantauan Radar Sulteng, Rabu (20/12) kemarin, bangunan pasar ikan yang berdiri di lahan 200 meter persegi tersebut, terlihat benar-benar tidak terawat. Dinding-dinding penyekat los-los pasar, sudah dipenuhi coretan tangan jahil anak-anak. Kondisi pasar juga sudah sangat kotor.

- Periklanan -

Warga sekitar, Nurlian, yang kebetulan berjualan kue di sekitar pasar ikan tersebut, mengatakan, pasar ikan ini hanya akan ramai dari aktifitas jual beli ketika adanya proses bongkar ikan dari para pengepul kepada para pengecer di waktu subuh. Namun selepas pagi hari, pasar kembali sepi dari aktifitas jual beli. “Pasar hanya ramai subuh saja, selepas itu sunyi, karena tidak ada yang jualan di sini,” terangnya.

Pedagang kata dia, memang tidak ada yang mau menempati los-los yang ada secara permanen. Karena, pembeli pun jarang yang berkunjung. Dikonfimasi terkait belum juga difungsikan sebagaimana mestinya pasar ikan tersebut, pihak Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palu menyebutkan, bahwa pasar itu benar-benar akan difungsikan pada Juni 2018 mendatang. “Untuk sementara pasar ini kita benahi lagi, mengingat akses jalan, sarana dan prasarana yang belum lengkap,” sebut Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palu, Ir H Burhan H Hamadin MH, ditemui di ruangannya belum lama ini.

Penataan di sekitar pasar kata dia, juga akan dilakukan di dekat sungai. Di mana nantinya bakal dibangun tambatan perahu nelayan yang membawa ikan segar. Begitu pun pagar keliling juga akan dibangun di pasar tersebut. “Itu nanti dibuatkan pagar karena masih ada sapi keluar masuk, masih kotor, sedangkan ini pasar higienis, nanti juga ada tempat untuk sandaran perahu nelayan, sehingga ikan yang masuk adalah ikan segar, itu yang dimaksud higienis,” terangnya.

Dia menambahkan, sebagai pendukung berjalannya aktifitas penjualan ikan segar ini, pihaknya akan memberikan sebanyak 14 unit perahu serta tambahan 10 unit perahu kepada nelayan sekitar Kelurahan Lere, yang merupakan bantuan dari pihak Bank Indonesia Sulteng. Sehingga diharapakan, dengan beberapa sarana dan prasarana yang mendukung ini semua pedagang ikan yang ada di Kota Palu bersedia pindah ke Pasar Ikan Lere. (cr6)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.