Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Bangunan Melanggar di Jalan Moh Yamin Palu Dibongkar

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

TEGAS: Petugas dari DPRP Kota Paliu yang dibantu personel Pol PP, melakukan pembongkaran terhadap bangunan yang melanggar di Jalan Moh Yamin Palu, Kamsi (23/2/2017). (Foto: Mugni Supardi)

PALU – Petugas gabungan dari Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan (DPRP) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palu, melakukan penertiban salah satu bangunan yang melanggar di Jalan Moh Yamin, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Palu, kemarin pagi (23/2). Tidak ada perlawanan yang berarti dari pemilik bangunan. Karena menurut pihak DPRP Palu, pemilik bangunan sudah berulang kali mendapat teguran serta pemberitahuan dari DPRP.

“Awal pembanguannya kami sudah tegur. Waktu itu masih pondasinya, kami langsung bongkar. Namun pas besoknya, sudah ada tiangnya. Ternyata mereka (pemilik bangunan, red) buatnya malam hari,” kata Sekretaris DPRP Kota Palu, Aspah, ditemui di lokasi penertiban kemarin.

Bukan hanya itu, beberapa hari sebelum penertiban, lanjut Aspah, pihaknya melalui kelurahan sudah memberitahukan kepada pemilik bangunan agar segera membongkar bangunannya tersebut.

“Bahkan, kemarin (1 hari sebelum penertiban, red) pemilik bangunan datang ke kantor. Saya ingatkan lagi, bahwa bangunannya akan ditertibkan. Tapi tetap tidak mengindahkan. Jadi, petugas yang harus turun,” terangnya.

Dalam penertiban bangunan hari itu, tidak semua bagian bangunan yang dirusak petugas. Aspah menjelaskan, hal tersebut dilakukan supaya si pemilik masih bisa memanfaatkan bagian-bagian bangunan yang dibutuhkannya. Namun kata Aspah, pemilik bangunan tetap harus membongkar seluruh bangunannya.

“Besok (hari ini, red) kita cek lagi. Harapannya, pemilik bangunan sudah membingkar sendiri bangunannya. Kalau tidak, dalam minggu ini juga, petugas akan menggunakan alat berat untuk menghancurkan seluruh bangunan tersebut,” ancamnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Satpol PP Kota Palu, Mohamad Rum mengatakan, anggota Satpol PP yang terlibat dalam penertiban hari itu berjumlah puluhan orang.

“Kami turunkan 60 anggota. Alat yang mereka gunakan hanya palu-palu yang digunakan untuk merobohkan sebagian dinding bangunan,” pungkasnya. (saf)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.