Bangun Sistem Kelistrikan Huntap, PLN Tunggu Permohonan

- Periklanan -

PALU – PLN UP3 (Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan) Palu saat ini tengah fokus melakukan perbaikan sistem kelistrikan terhadap pelanggan terdampak bencana. Manager PLN UP3 Palu Muhammad Wardi Hadi mengakui, akibat bancana gempa, tsunami dan likuifaksi yang melanda Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala, dan Parigi Moutong, menyebabkan pelanggan PLN berkurang drastis.

Untuk itu, pihaknya saat ini tengah melakukan pemulihan kelistrikan terhadap pelanggan yang terdampak bencana. Agar pelanggan dapat kembali menikmati listrik sebagaimana sebelum bencana. “Di Palu ini masih ada beberapa yang coba kita perbaiki. Yang pertama itu masih ada yang dulu jadi pelanggan PLN kemudian terkena bencana, sekarang kita akan berusaha bagaimana caranya melayani listriknya kembali,” jelas Wardi, sapaan manager PLN UP3 Palu yang baru seminggu menggantikan Abbas Saleh, kemarin (14/11).

- Periklanan -

Disinggung soal kesiapan PLN dalam membangun sistem kelistrikan di hunian tetap (Huntap), Wardi menjelaskan, sejauh ini Pemerintah Provinsi Sulteng aktif mengundang PLN, terkait rencana pembangunan hunian tetap maupun hunian sementara. Mengenai sistem kelistrikan Huntap di wilayah Kelurahan Duyu, Wardi mengakui jika pihaknya belum mengetahui progres Huntap di sana. Pasalnya, dalam menghitung kebutuhan pembangunan jaringan, pihaknya perlu mengetahui progres pembangunan Huntap, letak ruma yang akan dibangun.

“Jadi sebenarnya kita mau bangun jaringan, cuman belum bisa masuk karena itu. Kalau kita tau di situ ada berapa rumahnya, kan kita bisa ngitung kebutuhan trafonya yang kita mau pasang di sana berapa dan kebutuhan lainnya. Jadi kita terus kerja sama dengan pemprov dan dinas PUPR. Kita istilahnya sih menunggu permohonan dari mereka,” terangnya.

Sementara untuk jaringan listrik ke Huntap Kelurahan Tondo, sudah ada tiga trafo yang terpasang. Wardi mengungkapkan, dari dalam kunjungan Presiden Joko Widodo ke lokasi Huntap belum lama ini, presiden menargetkan agar lebaran tahun depan semua Huntap sudah bisa dihuni. Dengan demikian, pihaknya siap dalam hal pemenuhan kebutuhan listrik. “Kami siap syukur sebenarnya, cuman ya itu kita nunggu berapa buah nih kebutuhannya,” pungkasnya. (fdl)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.