Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Bandar Sabu Tavanjuka Simpan Amunisi, Berhasil Dilumpuhkan

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Ilustrasi tersangka pelaku penyalahgunaan narkotika (tengah) yang berperan pula sebagai bandar Narkoba dilumpuhkan aparat BNNP Sulteng beberapa waktu lalu. (Foto: Agung Sumandjaya)

PALU – Masyarakat Kelurahan Tavanjuka boleh sedikit legah. Salah seorang oknum warga di kelurahan ini yang disebut-sebut sebagai bandar besar di wilayah Kota Palu, akhirnya berhasil dibekuk aparat Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulteng.

Aparat BNNP Sulteng menangkap bandar sabu-sabu, yang diketahui bernama Azis itu, Jumat (11/8) lalu. Sehari-harinya, Azis juga dikenal sebagai penghobi ayam aduan. Bagi warga sekitar, sudah menjadi rahasia umum, selain “pemain” ayam aduan, Azis termasuk salah seorang pengendali peredaran gelap Narkoba di wilayah Kota Palu.

Dari tangan Azis, petugas berhasil mengamankan dua paket sabu-sabu. Diduga sabu tersebut, barang sisa jualan. Azis ditangkap berdasarkan pengembangan dari salah seorang pengedar yang menyebut nama bandar Narkoba tersebut.

“Dia ini sudah lama kita intai. Warga sekitar juga sudah resah dengan keberadan dia, tapi mereka takut bila terlalu kentara melapor,” ungkap Kepala BNNP Sulteng, Brigjen Pol Tagam Sinaga, Selasa (15/8) kemarin.

Petugas kata Tagam, juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang dicurigai hasil kejahatan. Di antaranya sejumlah amunisi senjata api, sepeda motor tanpa dilengkapi surat-surat, serta buku tabungan dan surat-surat tanah. Lanjut dia, saat diminta menunjukkan barang bukti, Azis sempat mencoba melarikan diri.

“Anggota di lapangan langsung bertindak tegas. Dia kami tembak, untuk melumpuhkan. Kalau dia masih melawan pasti kita tembak mati, beruntung hanya kena di kaki,” tuturnya.

Di kediaman Azis, petugas turut menemukan ratusan ayam adu. Namun karena tidak memiliki keterkaitan dengan kasus narkotika, petugas pun tidak mengamankan ayam-ayam tersebut.

Untuk pengembangan lebih lanjut, hingga saat ini Azis masih ditahan di Rutan BNNP Sulteng. Dari hasil tes urine, Azis juga positif menggunakan narkotika jenis sabu-sabu.

Dalam kasus ini, Azis yang sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka, dijerat dengan undang-undang nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. (agg)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.