Badan Narkotika Bangkep Bekuk PNS Nyabu

- Periklanan -

Barang bukti yang diamankan di kantor BNN Bangkep. (Foto: BNNK Bangkep)

BANGKEP–Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) sepertinya bisa ditetapkan darurat narkoba. Belum sebulan berselang penangkapan Kacung, pengedar sabu kelas teri di Bongganan pada 9 Maret lalu.

Baru baru ini 18 Maret 2017, penyidik BNNK Bangkep membekuk dua orang yang diduga sebagai pengguna sabu. Satu diantaranya PNS yang bekerja di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkep, pemegang jabatan setara eselon IV.

- Periklanan -

Kepala BNNK Bangkep, Winarto, mengatakan diperoleh informasi, pada Sabtu (18/3) sekira pukul 15.32 wita di rumah Rusli Djalaluddin alias Uci Desa Baka Kecamatan Tinangkung, telah mengamankan dua orang tersangka masing-masing Rusli Djalaluddin SE (37 tahun) pekerjaan Kasubag Keuangan Aset Dispen Capil Kabupaten Bangkep. Tersangka kedua, Yusrin alis Yus (37), berdomisili di Kelurahan Bungin Luwuk, tamatan SMP yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang ojek.

Terungkap dari info masyarakat, ada barang yang diduga masuk melalui kapal cepat dari Luwuk menuju Kabupaten Bangkep, dan diduga yang menerima Rusli Djalaluddin alias Uci. Barang yang diduga sabu-sabu itu adalah pesanan pelanggan.

Yusran alis Yus sebagai kurir yang mengantar barang. Sedangkan Rusli Djaluddin alias Uci diduga penerima barang. “ Hasil interogasi barang yang diduga sabu asal Kabupaten Banggai Luwuk diambil dari dari Dg Pandi dengan alamat Luwuk (masih dalam Lembaga Permasyarakatan),” terang Winarto.

Dari tangan kedua tersangka ini, penyidik mengamankan barang bukti diantaranya dua paket berisi diduga sabu, empat buah macis gas, satu buah HP Nokia casing warna merah, satu buah HP Asus berwarna putih, satu  botol Agua siap rakit, empat pipet, satu kartu kredit BNI, satu buah pires, satu buah sumbuh, satu lembar tiket kapal Ekspres atas nama Yus, tiga plastik kosong, dan sejumlah uang.(bar)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.