Badan Kesbangpol Sulteng Jadi OPD Terbaik

Dalam Penulisan Administrasi Sesuai PUEBI

- Periklanan -

PALU – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Daerah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dapat mempertahankan predikat sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan penulisan administrasi yang sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). OPD yang dipimpin Dr Fahrudin SSos MSi itu berhasil meraih predikat terbaik kedua dan hanya selisih 5 poin dari Sekretariat Daerah Provinsi Sulteng yang berada di peringkat pertama.
Penghargaan itu diterima langsung Sekretaris Badan Kesbangpol Sulteng, I Wayan Yudana AP MSi dari Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Bahasa Sulawesi Tengah (Sulteng), Siti Rahmah SS MPd, di Kantor Balai Bahasa, Jalan Untad I Bumi Roviega, Kelurahan Tondo, kemarin (9/7).

Sekretaris Badan Kesbangpol Sulteng, I Wayan Yudana menyebut dalam hal administrasi, Badan Kesbangpol Sulteng selalu mengikuti tata naskah dinas. Dia menjelaskan, sebelum surat diterbitkan, surat tersebut telah melalui beberapa kali pemeriksaan dan koreksian. Seluruh surat yang bakal ditandatangani Kepala Badan Kesbangpol Sulteng, lanjut I Wayan Yudana sudah diparaf atau telah melalui koreksian dari pejabat di tingkat sebelumnya.

“Semoga kita bisa lebih baik lagi ke depannya dalam hal konsep, penulisan yang sesuai aturan. Terutama meminimalisasi penggunaan bahasa-bahasa asing,” jelas I Wayan Yudana.

- Periklanan -

TERIMA PENGHARGAAN : Sekretaris Badan Kesbangpol Sulteng, I Wayan Yudana (ke empat dari kiri) bersama peraih penghargaan lainnya, di halaman depan Kantor Balai Bahasa Sulteng, kemarin (9/7). (FOTO : SAFRUDIN)

Kepada media ini, I Wayan Yudana berbagi kiat, bagaimana cara Badan Kesbangpol Sulteng tertib penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar sehingga mendapat penghargaan dari Balai Bahasa. Kata dia, kemampuan penulisan administrasi staf di Badan Kesbangpol Sulteng dapat dikatakan merata. Sebab sambungnya, setiap Kepala Bidang melakukan pembinaan kepada seluruh staf yang berada di bidang yang dipimpinnya.

“Tata naskah dinas itu kita sudah bagi ke masing-masing Kepala Bidang. Jadi tinggal dari mereka mengarahkan, bagaimana membuat surat, menjawab surat, dan lain sebagainya. Jadi bukan hanya untuk pejabat, tapi juga seluruh staf-staf,” demikian jelas Sekretaris Badan Kesbangpol Sulteng, I Wayan Yudana.

Selain pemberian penghargaan penggunaan Bahasa Indonesia bagi instansi pemerintah, penghargaan dari Balai Bahasa ini juga diberikan kepada instansi swasta yang tertib penggunaan Bahasa Indonesia. Pemberian penghargaan ini dilakukan secara sederhana dan tetap mematuhi protokoler Covid-19. (saf/exp)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.