Atlet Sebut Makanan Tak Sesuai Standar, Kadispora Langsung Bereaksi

- Periklanan -

Ilustrasi para atlet tim PPLP Sulteng. (Foto: Sugianto)

PALU – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulawesi Tengah, Dr Yunan Lampasio SE MSi, langsung mengumpulkan seluruh atlet untuk berkoordinasi di Asrama PPLP Madani Palu, Jumat (21/7).

Dikumpulkannya atlet tersebut terkait keluhan masyarakat soal tidak terpenuhinya menu standar gizi makanan atlet yang dibina melalui Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP).

Pantauan Radar Sulteng di pertemuan tersebut, sejatinya para pelatih dan atlet mengaku, bahwa makanan yang diberikan oleh pengelola asrama selama mengikuti rutinitas latihan di PPLP itu tidak ada masalah.

Tapi seiring berjalannya diskusi kepada pelatih dan atlet, fakta baru terungkap, ketika Kadispora Dr Yunan Lampasio, membujuk atlet agar mau menceritakan keadaan soal pelayanan makan dari pihak yang berwewenang.

Salah seorang atlet di salah satu cabor itu, menyampaikan curhatannya ke Kadispora, bahwa memang terkadang pemberian makanan sudah tidak sesuai dengan apa yang menjadi rujukan dokter Gizi, seperti yang terlihat dalam daftar menu makanan yang ikut di tempel di ruang makan atlet.

Dari curhatan ini mengindikasikan bahwa memang makanan yang disajikan oleh pelayanan bertugas sudah berbeda dari yang sebelum-sebelumnya. Misalnya menu makanan bubur kacang hijau, dimana sekali jadwal tertentu harus diikutsertakan, tapi akhir-akhir ini itu sudah tidak dilakukan.

Fakta lain yang terungkap dalam pertemuan ini, adalah masalah daya listrik yang biasa berkurang, termasuk soal lampu penerangan ketika latihan di malam hari ini. Sebelum meninggalkan pertemuan itu, Kadispora Sulteng berjanji akan memenuhi semua keluhan yang disampaikan.

- Periklanan -

Secara berulang-ulang di depan para atlet, Dr Yunan Lampasio, menyampaikan terima kasih ke media yang sudah memberikan kritikan lewat pemberitaan sebagai bentuk pengawasan.

“Dengan adanya informasi seperti ini, sebagai OPD yang memiliki tupoksi. Saya selaku Kadispora tentunya akan melakukan pembenahan, perbaikan dan bila perlu dilakukan penindakan jika terjadi penyimpangan di sini,” ujar Kadispora Sulteng.

Dia menyampaikan pertemuan kepada atlet adalah upaya Dispora dalam merespons adanya laporan di PPLP. Oleh karena itu, pihaknya datang ke Asrama PPLP untuk melakukan evaluasi, penelitian dan investigasi.

“Kami anggap sudah tidak ada masalah, adapun yang menjadi keluhan kita tindaklanjuti dengan menyediakan semua kebutuhan atlet sesuai standar gizi yang direkomendasikan oleh dokter,” jelasnya.

Menurutnya, berdasarkan hasil investigasi jika diketahui terjadi penyimpangan dalam pengelolaan pelayanan gizi atlet, secara tegas akan diganti, termasuk PPK yang mengatur semua itu.

“Saya sudah investigasi dan tidak ada temuan, saya sudah sempurnakan sesuai kebutuhan atlet,” tegasnya.

Ditambahkan, bahwa memang ada salah seorang atlet yang dipulangkan karena alasan sakit. Namun hal itu, dibantah Kadispora jika karena masalah kekurangan gizi. “Ada atlet yang memang sakit, tapi itu penyakit bawaan, tapi itu sudah kita atasi,” tambahnya.

Untuk diketahui, dalam pertemuan koordinasi kemarin, juga dihadirkan juru masak. Namun tidak dihadiri oleh pengelola yang diberi tanggung jawab untuk mengurusi soal makanan. (egi)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.