Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Atlet Menembak Sulteng Gugur Sebelum Final di PON XX

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

JAYAPURA – Atlet menembak Sulawesi Tengah (Sulteng) Rahmat Santoso gagal dalam babak kualifikasi menembak nomor Air Pistol Men di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, di lapangan tembak Perbakin Papua komleks stadion Lukas Enembe, Sabtu (9/10).

Di satu-satunya nomor yang diikutinya, Rahmat tereliminasi dari 16 provinsi peserta PON. Dia berada di urutan 9. Dari 60 tembakan, Rahmat menbukukan total point 552 dengan 8x atau 8 kali kena target angka 10. Sementara penembak Kaltim Sandi Dwi mencatat total point 553 point (6x). Penembak Jawa Barat Iwan Setiawan menempati urutan pertama dengan total point 563 (14x).

Penembak yang berada di peringkat 1-8 lolos ke babak final. Penembak asal Lampung, Wira Sukmana meraih medali emas. Disusul medali perak penembak Jawa Tengah M Iqbal Raja Prabowo dan medali perunggu diraih penembak DKI Raja Muhsin.

Pelatih menembak Sulteng Boy Maranua mengatakan hasil babak kualifikasi tadi begitu mengeceawakan. “Selama Latihan dan kejurnas, point Rahmat kisaran 565 itu berarti bisa lolos babak kualifikasi dan bisa meraih medali emas. Tetapi tadi hasilnya tidak begitu bagus,” kata Boy di venue menembak Jayapura.

Meski begitu, Boy mengaku perlu melatih rahmat lebih intensif lagi dan menambah jam terbang Rahmat Santoso dalam berbagai iven menembak nasional. “Ini pengalaman pertama PON bagi Rahmat Santoso. Kita persiapkan bersama atlet menembak Sulteng lain persiapan PON 2024 nanti,” kata Boy. (bar)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.