Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Apes, Begal di Luwuk Ini Jebakan

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Salah satu pelaku curas dan begal yang ditangkap warga Luwuk, dan telah diserahkan ke pihak kepolisian. (Foto: Istimewa)

LUWUK–Warga Luwuk Kabupaten Banggai, sangat resah dengan ulah begal yang belakangan ini meresahkan warga. Karena terlalu lama membuat resah sampai membuat kecemasan massal, warga pun sepakat membekuk pelaku dengan cara tersendiri.

Jumat malam sekitar pukul 20.45 wita, beberapa warga termasuk jawara (pendekar silat) menjebak pelaku. Warga mengumpan dengan seorang pelajar, memancing keberadaan pelaku. “ Umpan” seolah-olah sedang pacaran di dekat pabrik kapur yang dipantau massa dari kejauhan.

Rupanya jebakan ‘Batman’ berhasil, pelaku terjebak dan memalak uang tunai Rp 21 ribu serta merampas HP korban. Massa yang sudah mengekor dan membuntuti korban pun menggerebek pelaku, dan dikeler ke Pos Kamling. Pelaku dihakimi massa sampai babak belur, hingga massa yang marah membakar motor pelaku.

Pelakunya berjumlah dua orang. Satu yang berhasil ditangkap bernama Berhop Ube Larehu, 16 tahun, kelas III di salah satu SMP swasta di Luwuk. Sementara satu pelaku lainnya, Radai, berhasil kabur tetapi dapat ditangkap keesokan harinya.

Berdasarkan keterangan warga, ulah pelaku sudah sangat meresahkan akhir-akhir ini. Pelaku memulakan aksinya sejak 2 Maret, bahkan ada korban yang sempat disayat di leher.

Terpisah, Kasubag Humas Polres Banggai, AKP Wiratno Apit, menjelaskan kornologisnya, bahwa sekitar pukul 19.00 wita bertempat di kompleks kantor KPU, anggota Sat Intelkam Polres Banggai Bripka Makkaratan bersama masyarakat Puge mengintai sekaligus memancing pelaku curas. Kemudian pada pukul 20.30 wita pelaku lewat, dan salah satu dari pelaku menanyakan kepada korban, “Kamu anak mana…?” Lalu korban menjawab, “saya anak Hanga-hanga.” Selanjutnya pelaku langsung memukul korban di bagian wajah dan merampas HP korban serta uang Rp 21 ribu.

Setelah dilakukan interogasi, kedua pelaku itu mengakui ‘prestasinya’ telah beberapa kali melakukan curas di beberapa tempat di Kota Luwuk, yakni di Kelurahan Puge Kecamatan Luwuk Selatan sebanyak 7 kali. Kemudian kompleks perkantoran Halimun 2 kali, dan jalur dua 2 kali, kemudian di Keles 1 kali. “Saat melakukan aksinya pelaku menggunakan sepeda motor jenis Mio sporty tanpa menggunakan nomor polisi,” jelas Wiratno.

Dari keterangan kepolisian, barang hasil curas dijual ternyata cukup banyak, umumnya HP dari berbagai merek terkenal yang telah dijual.(bar)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.