APBD Kota Palu Turun Menjadi Rp1,2 Triliun

- Periklanan -

Untuk ketiga kalinya Banggar DPRD Palu membahas APBD Kota Palu Tahun 2018. Pada Pembahasan ketiga APBD menurun menjadi Rp1,2 Triliun. Tampak Anggota Banggar tengah melakukan pembahasan Senin (13/11). (Foto: Zainudin Jacub)

PALU – Nilai APBD Kota Palu 2018 terus turun. Jika sebelumnya estimasi APBD Kota Palu adalah Rp1,5 triliun kemudian turun menjadi Rp1,4 triliun. Kini saat pembahasan APBD ke tiga nilai APBD telah diturunkan  menjadi Rp1,2 triliun.

“Kaget kita melihat dokumen APBD hari ini, ternyata APBD Kota Palu kembali turun menjadi Rp1,2 triliun,” kata Anggota DPRD Palu Armin Soputra.

Menurut Armin, APBD senilai Rp1,2 miliar tersebut sama dengan APBD di tahun 2015.

“Ketika APBD turun dari Rp1,5 menjadi Rp1,4 kami bisa memakluminya karena adanya perubahan dana DAK,” kata Armin.

- Periklanan -

Tapi ketika APBD kemudian turun menjadi Rp1,2 triliun, ini kata Armin sulit diterima karena berarti APBD Kota Palu sudah mundur dua tahun ke belakang.

“Seharusnya APBD kalau tidak bisa naik dia harus stagnan saja sama dengan tahun 2017, yaitu Rp1,4 triliun. Makanya saya akan meminta penjelasan dari TAPD penyebab  turunnnya APBD 2018 berasal dari mana,” kata Armin lagi.

Rapat Banggar kemarin dipimpin oleh Ketua DPRD Palu H Ishak Cae. Banggar sendiri memutuskan untuk menunda sidang untuk memberikan kesempatan kepada Pemkot untuk menyempurnakana dokumen APBD.

Banggar sudah tiga kali menggelar rapat pembahasan APBD. Selama tiga kali pembahasan itu nilai APBD Kota Palu terus berubah-ubah.

Dalam rapat sebelumnya Armin sempat mempertanyakan terus diturunkanya nilai APBD tersebut.

“Kebetulan saya sudah membaca rancangan APBD Kota Palu Tahun 2018 yang terus turun itu. Versi pertama terjadi surplus anggaran 19 miliar, versi kedua terjadi devisit anggaran mencapai Rp89 miliar,” kata Anggota Banggar Armin Saputra ST dalam sidang sebelumnya.(zai)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.