Angkutan Sewa Khusus Akan Ditertibkan

- Periklanan -

PALU – Dinas Perhubungan (Dishub) Sulteng berencana menertibkan angkutan sewa khusus (ASK) yang ilegal dan beroperasi di wilayah hukum Sulteng. Sebelum langkah ini diambil terlebih dahulu memberikan kesempatan kepada penyedia angkutan penumpang baik berbasis aplikasi online maupun yang disebut mobil rental untuk melengkapi kartu kendali elektronik yang dikeluarkan Dishub Sulteng.
”Untuk mendapatkan kartu kendali elektronik gratis alias tidak dipungut biaya. Bisa mendaftar di koperasi Dishub bisa juga menggunakan badan hukum yang lain. Lebih jelasnya bisa datang langsung ke Dishub Sulteng,” jelas Kabid Transfortasi Dishub Sulteng, Sumarsono pada acara media gathering yang diselenggarakan PT Jasa Raharja Cabang Sulteng, kemarin (23/6).
Adapun yang mendasari rencana penertiban Angkutan Sewa Khusus sebagaimana telah diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 118 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Angkutan Sewa Khusus. Saat penertiban akan melibatkan aparat hukum berwajib.
Hal senada disampaikan Kepala Jasa Raharja Cabang Sulawesi Tengah, Suryadi bahwa, identitas dan legalitas kendaraan angkutan sewa khusus sangat penting guna kepastian jaminan perlindungan asuransi penumpang angkutan sewa khusus.
Angkutan sewa khusus kata Suryadi didampingi Kanit Operasional Bagus, memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi, khususnya dengan kondisi transportasi saat ini dimana populasi jumlah kendaraan berbasis aplikasi online semakin marak digunakan masyarakat.
Olehnya lanjut Suryadi, Dishub Sulteng membuat kebijakan untuk membantu mewadahi para mitra sopir (driver) angkutan sewa khusus membentuk badan hukum koperasi guna memfasilitasi para driver angkutan sewa khusus untuk bergabung dan memperoleh legalitas operasional angkutan sewa khusus.
Pada kesempatan yang sama Kadis Perhubungan Sulteng, Sisliandy menjelaskan, PM 118 tahun 2018 tentang penyelenggaraan angkutan sewa khusus di daerah lain sudah diberlakukan. Untuk Sulteng baru akan diberlakukan seiring membaiknya situasi pasca bencana alam dan pandemi Covid-19. ”Kartu kendali angkutan sewa khusus nantinya secara simbolis akan dilounching di Polda Sulteng. Kami sudah koordinasi tinggal tunggu momen yang tepat sambil memberi kesempatan para driver yang belum memiliki badan hukum untuk bergabung di koperasi Dishub Sulteng,” jelasnya seraya menyebut nama Koperasi angkutan Dishub, Lima Citra Jasa Transportasi.
Ditambahkan Suryadi, sebagai bentuk komitmen PT Jasa Raharja untuk mempercepat informasi mengenai status terjaminan bagi penumpang pengguna angkutan online roda empat yang mengalami musibah kecelakaan ketika dalam perjalanan, maka akan sangat terbantu dengan adanya ketersediaan data informasi terkait dengan aspek identitas kendaraan dan legalitas operasional angkutan sewa khusus yang digagas Dishub Sulteng.
Selain itu, era transformasi yang serba digital saat ini, PT Jasa Raharjabersama dengan POlri, BPJS dan Ditjen Dukcapil telah memiliki sistem terintegrasi secara online yang dapat mempermudah proses penyelesaian penyerahan santunan asuansi Jasa Raharja dengan cepat dan tepat.
”Periode sampai dengan Mei 2021, PT Jasa Raharja Sulteng telah menyerahkan sebesar Rp9.9 miliar hak atas santunan bagi korban kecelakaan alat angkutan umum dan korban kecelakaan lalulintas jalan,” demikian kata Kepala Jasa Raharja Cabang Sulteng, Suryadi. (lib)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.