Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anggota Intel Kodim 1311 Morowali Dikeroyok, Empat Pelaku Ditahan

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

DIAMANKAN : Beberapa pelaku pengeroyokan anggota TNI, diamankan di Polsek Bungku Tengah, Senin (27/2). (Foto: Moh. Faisal)

MOROWALI-Seorang anggota TNI-AD yang bertugas di Kodim 1311 Kabupaten Morowali bernama Serka Mursalim, dikeroyok oleh puluhan pemuda di Desa Sakita, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali. Peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi pada, Minggu (26/2).

Informasi yang berhasil dihimpun, awalnya Serka Mursalim sedang melaksanakan tugas pengawasan di Desa Sakita, sekitar pukul 15.00 wita. Mursalim yang merupakan anggota intel Kodim 1311 Morowali, berjumpa dengan seorang pemuda yang sedang beradu mulut dengan seorang pemuda lainnya, Bejo, warga Desa Bente. Melihat kejadian tersebut, Mursalim langsung berusaha melerai pertengkaran kedua pihak.

Setelah dilerai keduanya pulang. Akan tetapi, tak lama berselang, pemuda asal Desa Sakita yang dilerai datang kembali menghampiri Mursalim. Tapi, dia datang tidak sendirian melainkan bersama puluhan rekannya.

Tanpa basa basi, puluhan pemuda tersebut langsung menghakimi Mursalim hingga babak belur. Padahal, saat itu Mursalim sudah mengaku anggota intel dari TNI. Akan tetapi, puluhan pemuda itu tidak mempedulikan dan terus-terusan mengeroyok Mursalim, hingga babak belur.

Kurang lebih 30 menit proses pengeroyokan berlangsung, puluhan pemuda itu langsung melarikan diri kedalam hutan di Desa Sakita. Setelah merasa dirinya telah aman dari pemuda yang katanya dalam kondisi mabuk itu, Mursalim langsung pergi dan melapor ke kesatuannya.

Mengatahui insiden itu, puluhan personel TNI Kodim 1311 Morowali langsung bergegas ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sampai disana, mereka langsung mencari para pemuda yang melakukan penganiayaan terhadap Mursalim. Proses pengejaran pelaku pun berlangsung hingga, Senin (27/2). Sekitar pukul 12.00 wita, empat pelaku berhasil ditangkap di hutan.

Dikonfirmasi terkait kasus tersebut, Kapolsek Bungku Tengah AKP R Malingga, mengatakan, empat pelaku itu sudah diamankan dalam sel, dan masih terus melakukan pengejaran terhadap kawanan pemuda yang masih tersisa. “Masih kami dalami kasus ini. Intinya, proses hukum masih berlanjut,”ungkap Malingga.

Ia juga menegaskan, untuk proses hukum bagi anggota TNI pihaknya tidak bisa mencampuri. Sebab kata Malingga, itu adalah kewenangan dari pihak POM Kodim 1311 Morowali. ” Kami hanya menangani warga sipil. Untuk para anggota TNI, biar POM yang melakukan proses hukuman, ” tegasnya.(fcb)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.