Anggota Dewan Mengaku Kecewa pada Wali Kota

- Periklanan -

Anggota DPRD Palu berdialog dengan buruh bongkar muat dari Donggala yang menggelar unjuk rasa di DPRD Palu, karena truk kontainer mereka tertahan di Taman Ria. (Foto; Zainudin Jacub)

PALU – Kalangan Anggota DPRD Palu mengaku kecewa dengan Wali Kota  karena tidak menghargai kesepakatan di  dewan yang membebaskan kembali kegiatan truk kontainer masuk ke dalam kota dalam waktu sepekan .

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Komisi C Sophian R Aswin di DPRD Palu Jumat (6/10). Menurut Sophian  akibat sikap Wali Kota yang bersikukuh  tidak mencabut keputusannya, maka kontainer di tahan lagi.

“Saya heran dengan Pak Wali ini, makanya  ditulis saja pernyataan saya ini bahwa Pak Wali  menganggap Kota Palu ini adalah  seperti kerajaan    jadi  dia tidak mau memakai pendapat orang lain. Padahal kita di DPRD ini mitra, harus didengar juga suara rakyat yang kita sampaikan,” tandas  Sophian.

Pernyataan itu kembali disampaikan Sophian ketika  menerima para buruh bongkar muat kontainer dari Donggala yang menggelar aksi unjuk rasa di DPRD Palu, karena sekitar 20 mobil  kontainer tertahan di Taman Ria Palu Barat.

- Periklanan -

Menurut Sophian kesepakatan di DPRD  yang membebaskan kembali kegiatan truk kontainer masuk Kota bukan untuk melawan kebijakan  Wali Kota. “Kita ini hanya meminta kebijakan selama satu minggu, sambil kita atur supaya tidak ada pihak yang dirugikana  makanya akan   ada pertemuan antara Legislatif, Eksekutif dan Stakeholders,” katanya.

Sementara saat menerima aksi unjuk rasa buruh bongkar muat kontainer dari Donggala, Anggota Komisi C Hamsir menyatakan, dewan tetap pada keputusan pada Kamis lalu, bahwa truk kontainer bisa masuk kota hingga sepekan.

“Kita juga tetap menggelar pertemuan Senin pekan depan untuk mencari solusi terhadap persoalan ini apalagi kemungkinan Pak Wali Kota sudah ada di Palu ,” katanya.

Ia meminta para buruh bongkar muat bersabar dulu karena dewan tetap akan mencari solusi  terhadap persoalan ini. Hamsir  juga meminta para buruh tidak perlu datang ke dewan pada Sabtu ini.

Saat menerima aspirasi dari para buruh, anggota dewan berusaha menghubungi Kepala Dinas Perhubungan agar mau hadir dalam pertemuan dengan para buruh . ”Ternyata telepon dari kami sudah tidak diangkat lagi oleh Kepala Dinas, sepertinya  dia tidak mau berurusan dengan dewan  soal kontainer ini,” katanya.(zai)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.