Aneh, Jumlah Honorer K1 Parimo Membludak

- Periklanan -

Ilustrasi tenaga honorer. (@jpnn.com)

PARIMO – Keanehan terjadi berkaitan dengan jumlah honorer Kategori satu (K1) di Kabupaten Parimo yang tiba-tiba membludak. Berdasarkan informasi yang diperoleh pengusulan honorer K1 berjumlah 270 orang.

Kemudian, diperkirakan tersisa kurang lebih 100 orang. Sebab, sebagian sudah terangkat pada testing Kategori dua (K2).  Akan tetapi, belakangan diketahui bahwa  jumlah honorer disebut-sebut naik membludak menjadi 580 orang.

- Periklanan -

Salah seorang honorer K1 yang namanya tidak ingin dikorankan, mempertanyakan dasar penambahan jumlah honorer K1. Sebab, hal tersebut berkaitan dengan nasibnya.  Pasalnya, penambahan tersebut dianggap merugikan sisa honorer K1. “Saya tanya, mengapa jadi 580? Padahal sisa K1 hanya 270 orang,”ungkapnya.

Menurut dia, awalnya jumlah honorer K1 diperkirakan kurang lebih berjumlah 400 orang. Sebagian, dinyatakan lolos seleksi. Sehingga sisanya diperkirakan hanya ada 270 orang. Setelah itu, 270 orang honorer K1 tersebut diikutkan ujian seleksi tertulis honorer.

Harusnya, sisa honorer K1 berkurang. Tetapi, bukan berkurang justru hanya bertambah banyak. Terkait dengan hal ini, pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Parimo, diminta membeti penjelasan.

Sementara itu, Kepala BKD Parimo Mawardin, yang dikonfirmasi koran ini, Selasa (10/1) tidak memberikan komentar banyak soal membludaknya jumlah honorer K1.  Dia beralasan sedang berada di luar Kabupaten Parimo. “Saya masih di Jakarta dampingi bupati,” ujarnya, Selasa (10/1). (iwn)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.